Seorang Pria di Jepang Dihukum Mati Karena Tikam Istri dan Lima Anak Hingga Tewas dan Bakar Jasadnya
Kesal akan dicerai, seorang pria di Jepang Hirobumi Komatsu, dijatuhi hukuman mati karena membunuh istri dan lima anaknya serta membakar jasad mereka
Editor: hasanah samhudi

Namun pengadilan mengatakan Komatsu mampu berkomunikasi "dengan bantuan yang tepat dari pengacara dan dukungan pengawasan dari pengadilan," dan melanjutkan persidangan.
Akan Dicerai
Kasus ini bermula saat Komatsu, yang saat peristiwa terjadi berusia 32 tahun, masuk ke Kantor Polisi Hitachi, sekitar pukul 05.00 waktu setempat pada 6 Oktober 2017.
Baca juga: Per 30 Juni 2021 Tren Konsumsi Kartu Kredit Jepang 13% Lebih Rendah Dibandingkan 2019
Ia mengatakan kepada petugas, "Saya telah membakar rumah saya."
Polisi mengatakan bahwa Komatsu, yang menderita luka bakar, mengaku bahwa istri dan lima anaknya berada di rumah pada saat itu.
"Kami pertama kali mengetahui tentang insiden itu ketika pria itu muncul di kantor polisi untuk melaporkannya," kata pihak kepolisian.
Komatsu pun ditahan karena dicurigai membunuh seorang putrinya bernama Mau yang berusia 11 tahun.
Seorang petugas polisi mengkonfirmasi bahwa rumah Komatsu di kompleks perumahan prefektur dilalap api.
Baca juga: Universitas Prasetiya Mulya Selenggarakan Kompetisi Marketing Internasional: Jepang Masih Terdepan
Setelah api dipadamkan, kepolisian Prefektur Ibaraki menemukan Megumi dan empat putranya di apartemen lantai pertama milik keluarga yang terbakar di distrik Tajiri Hitachi, sementara Mua dipastikan meninggal di rumah sakit. Empat putranya adalah Takara (7), Ryua (5) dan putra kembar Rairu dan Reiru (3)..
Menurut polisi dan sumber lain, Mua adalah anak tiri Komatsu, dan keempat anak laki-laki itu adalah anak kandungnya.
Komatsu diperintahkan untuk menjalani tes kejiwaan selama tiga bulan untuk menentukan apakah dia dapat dimintai pertanggungjawaban pidana atas tindakannya. Hasil tes kejiwaan menunjukkan Komatsu tahu apa yang dia lakukan.
Setelah penangkapannya, Komatsu mengatakan mengungkapkan alasan mengapa ia menghabisi keluarganya.
Menurutnya, ia membunuh istrinya, Megumi (33), karena istrinya ingin bercerai dan bersama pria lain.
Baca juga: Anggota Komisi III DPR Geram Terpidana Kasus Sabu 402 Kilogram Lolos Dari Hukuman Mati
Tak terima, Komatsu kemudian menikam istrinya dan lima anaknya dengan pisau. Ia kemudian menyiramkan bensin ke sebuah kamar di apartemen mereka di lantai pertama dan membakarnya menggunakan pemantik api. Api dapat dipadamkan sekitar satu jam kemudian, setelah membakar area seluas sekitar 7 meter persegi.