Tribun

Virus Corona

Sudah Divaksin Tapi Terpapar Covid-19, Thailand akan Campur Vaksin Sinovac dan AstraZeneca

Thailand akan mencampur vaksin Sinovac dengan AstraZeneca karena banyak tenaga kesehatan yang masih terpapar Covid-19 padahal sudah disuntik Sinovac.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Daryono
Sudah Divaksin Tapi Terpapar Covid-19, Thailand akan Campur Vaksin Sinovac dan AstraZeneca
Twitter Pravit Rojanaphruk
Situasi Thailand saat unjuk rasa damai pro-demokrasi di Bangkok pada (Jumat (16/10/2020) - Thailand akan mencampur vaksin Sinovac dengan AstraZeneca karena banyak tenaga kesehatan yang masih terpapar Covid-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Thailand akan mencampur vaksin Sinovac dengan AstraZeneca karena banyak tenaga kesehatan yang masih terpapar Covid-19.

Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan perlindungan kepada para pekerja garis depan penanganan corona di negara itu.

Dilansir BBC, Thailand mengubah kebijakan vaksinasi setelah ratusan tenaga medis terinfeksi virus corona baru padahal sudah mendapat dua dosis vaksin Sinovac. 

Kini petugas medis yang telah disuntik dosis pertama Sinovac, akan dilanjutkan dengan dosis kedua vaksin AstraZeneca.

Lalu untuk mereka yang sudah dua kali disuntik Sinovac, akan mendapat vaksin ketiga untuk booster namun dari jenis yang berbeda.

Baca juga: Vietnam Ikuti Indonesia dan Thailand, Sepakbola ASEAN Berhenti Dihantam Pandemi

Baca juga: Soroti Adanya Vaksinasi Berbayar, Abdul Rachman Thaha: Indonesia Harusnya Tiru Malaysia dan Filipina

Social Distancing----Liburan impian wisatawan menjadi mimpi buruk setelah maskapai penerbangan membatalkan jadwalnya.
Sejumlah perbatasan negara juga ditutup untuk menekan penyebaran pandemi virus corona.
Ribuan wisatawan Eropa yang menikmati liburan ke Phuket, Thailand mencari jalan alternatif untuk pulang.
Social Distancing----Liburan impian wisatawan menjadi mimpi buruk setelah maskapai penerbangan membatalkan jadwalnya. Sejumlah perbatasan negara juga ditutup untuk menekan penyebaran pandemi virus corona. Ribuan wisatawan Eropa yang menikmati liburan ke Phuket, Thailand mencari jalan alternatif untuk pulang. (Lalit—AP)

Adapun vaksin ketiga itu bisa dari AstraZeneca atau vaksin mRNA seperti Pfizer/BioNTech.

Dosis ketiga ini akan diberikan tiga sampai empat minggu setelah suntikan Sinovac kedua mereka, kata Komite Penyakit Menular Nasional Thailand pada Senin (12/7/2021).

Saat ini satu-satunya stok vaksin yang masih ada di negara ini adalah AstraZeneca.

Namun bantuan vaksin Pfizer dari Amerika Serikat juga akan segera tiba.

Thailand mulai menerima vaksin Sinovac dari China dan melakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan pada Februari.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas