Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kasus Corona Melonjak, Vietnam Mengunci Ibu Kota Hanoi, Dilarang Adakan Pertemuan Lebih dari 2 Orang

Vietnam memberlakukan penguncian selama 15 hari di Ibu Kota, Hanoi, dalam upaya untuk mengatasi lonjakan infeksi virus corona.

Kasus Corona Melonjak, Vietnam Mengunci Ibu Kota Hanoi, Dilarang Adakan Pertemuan Lebih dari 2 Orang
Nhac NGUYEN / AFP
Pandangan umum ini menunjukkan jalan raya yang hampir kosong di Hanoi pada 24 Juli 2021, hari pertama pemerintah memberlakukan penguncian dua minggu untuk menghentikan penyebaran virus corona Covid-19. 

Sekitar sepertiga dari 100 juta orang Vietnam sudah tunduk pada perintah penguncian.

Baca juga: Rasio Kewirausahaan Indonesia 3,47 Persen, Masih Kecil dan Setara Vietnam

Baca juga: Dulu Tolak Vaksin Sampai Dipindah Komisi DPR, Kini Anaknya Dikaitkan Bisnis Obat Terapi Covid-19

Dalam gelombang terbaru Covid-19 sejak April, Vietnam telah mencatat lebih dari 83.000 infeksi dan 335 kematian.

Pertemuan Majelis Nasional yang dibuka di Hanoi pada Selasa dengan 499 delegasi sedang berlangsung, meskipun dipersingkat menjadi 12 hari dari 17 hari semula.

Para delegasi telah divaksinasi, secara teratur diuji untuk virus corona dan bepergian dalam gelembung, dan diisolasi di hotel, menurut Majelis Nasional.

Vietnam adalah salah satu dari sedikit ekonomi yang berkembang tahun lalu karena keberhasilannya dalam menahan virus selama gelombang pertama pandemi.

Tetapi pengadaan dan pemberian vaksin lambat, dengan hanya hampir 4,5 juta dosis yang diberikan sejauh ini.

Ia juga mengembangkan inokulasinya sendiri dan pihak berwenang mengatakan mereka berharap untuk mencapai kekebalan kawanan pada awal 2022.

Baca juga: Tak Hanya Indonesia, Kasus Covid-19 Juga Melonjak Tajam di Malaysia, Thailand, Vietnam dan Myanmar

Covid Filipina 25 Juli 2021
Berdasarkan data yang dihimpun worldometers.indo, Filipina menempati urutan ke-24 secara global dengan total infeksi Covid-19 mencapai 1.543.281.

Vietnam memiliki kebijakan untuk merawat semua pembawa virus di rumah sakit, menempatkan pekerja medis dan rumah sakit di bawah tekanan besar, meskipun aturan tersebut telah dicabut di beberapa daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun worldometers.indo, Filipina menempati urutan ke-24 secara global dengan total infeksi Covid-19 mencapai 1.543.281.

Jumlah kematian yang tercatat yakni 27.131 dan total pasien pulih di Filipina ada 1.461.749.

Kasus virus corona yang masih aktif saat ini ada 54.401.

Berita lain terkait Virus Corona

(TRibunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas