Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Saitama, Kanagawa, dan Chiba Jepang Minta Pusat Deklarasikan Darurat Antisipasi Corona Yang Meluas

Jumlah konfirmasi infeksi harian dari virus corona baru di Saitama, Kanagawa, dan Chiba adalah yang tertinggi yang pernah ada.

Saitama, Kanagawa, dan Chiba Jepang Minta Pusat Deklarasikan Darurat Antisipasi Corona Yang Meluas
Richard Susilo
Toshihito Kumagai, calon independen dengan kemenangan mutlak 1.409.946 suara terpilih sebagai Gubernur Chiba Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Jumlah konfirmasi infeksi harian dari virus corona baru di Saitama, Kanagawa, dan Chiba adalah yang tertinggi yang pernah ada.

Tiga Gubernur meminta pemerintah pusat agar mengumumkan deklarasi darurat bagi tiga prefektur di Jepang itu.

 "Ada risiko bahwa kami tidak akan dapat memberikan perawatan medis yang diperlukan karena kekhawatiran tentang penyebaran infeksi di masa depan," ungkap  Gubernur Toshihito Kumagai dari Prefektur Chiba Kamis (29/7/2021).

Gubernur dari tiga prefektur mengumumkan pada tanggal 29 Juli ini bahwa mereka ingin secara resmi meminta pemerintah untuk mengumumkan keadaan darurat.

Pada tanggal 28 Juli, jumlah orang yang terinfeksi virus corona baru adalah 1.051 di prefektur Kanagawa, 870 di prefektur Saitama, dan 577 di prefektur Chiba, yang semuanya merupakan yang tertinggi yang pernah ada.

Mengenai hal ini, Gubernur Kumagai dari Prefektur Chiba, yang telah memutuskan untuk meminta keadaan darurat, mengadakan konferensi pers.

 "Ada kekhawatiran bahwa infeksi akan menyebar jauh melampaui awal tahun. Ada risiko bahwa kami akan tidak mampu menyediakan perawatan medis. Diharapkan jumlah pasien dengan penyakit sedang akan meningkat pada tingkat yang tidak normal kemungkinan melebihi kapasitas yang dapat dirawat di rumah sakit,” ungkapnya memperjelas ide yang ingin diajukannya ke pemerintah pusat Jepang.ajukan.

Gubernur dari tiga prefektur berencana untuk berdiskusi secara online dengan Menteri Revitalisasi Ekonomi Nishimura.

Selain itu, Gubernur Kumagai mengatakan bahwa alasan mengapa deklarasi diperlukan pada saat ini adalah untuk berbagi kesadaran yang ketat tentang situasi saat ini dengan warga prefektur, dan berkata, "Saya ingin memastikan bahwa restoran dan tempat lain dapat menanggapi permintaan dengan baik."

Sementara itu Beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas