Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korea Selatan Deteksi 2 Kasus Pertama Covid-19 Varian Delta Plus

Korea Selatan telah mendeteksi dua kasus pertama dari varian baru Delta Plus COVID-19

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Korea Selatan Deteksi 2 Kasus Pertama Covid-19 Varian Delta Plus
Free/crowf
ILUSTRASI Covid-19 varian Delta Plus. Korea Selatan telah mendeteksi dua kasus pertama dari varian baru Delta Plus COVID-19 

Setelah Covid-19 varian Delta, varian Delta plus mulai menyebar di Turki, Israel, dan negara-negara lainnya di dunia.

Asosiasi Spesialis Penyakit Menular dari Pusat Kesehatan Anadolu, Dr. Elif Hakko mengatakan, dua dosis vaksin bisa melindungi diri dari mutasi, tetapi dua dosis vaksinasi belum cukup untuk kekebalan kelompok.

"Kita harus hati-hati dalam proses normalisasi ini," tambahnya.

Lantas apa saja yang diketahui tenang varian Delta plus?

Dilansir raillynews.com, ini 10 pertanyaan yang sering ditanyakan tentang varian Delta dan Delta plus.

Baca juga: Varian Delta Plus Terdeteksi di RI, Intan Fauzi Minta Pemerintah Perkuat Whole Genome Sequencing

Baca juga: Apa Itu Varian Delta Plus Covid-19? Ini Gejala dan Perbedaannya dengan Varian Delta

Rekomendasi Untuk Anda

1. Apa itu Varian Delta?

Varian Delta COVID-19 pertama kali ditemui di India.

Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan bahwa mutasi Delta menyebar jauh lebih cepat daripada COVID-19 asli.

2. Apa itu varian Delta plus?

Varian Delta Plus merupakan re-mutasi dari varian Delta dari India yang ditemukan di negara-negara luar India.

Varian Delta Plus pertama kali terlihat di Afrika Selatan.

Varian ini memiliki mutasi protein lonjakan yang disebut K417N, yang juga ada pada varian Beta.

3. Mengapa varian delta lebih berbahaya?

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas