Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

3 Topik Ini Diangkat RI Pada Pertemuan dengan Negara Mitra ASEAN

Kerjasama pengembangan, produksi dan distribusi obat dan vaksin Covid-19 dan penyakit darurat di masa depan perlu ditingkatkan

3 Topik Ini Diangkat RI Pada Pertemuan dengan Negara Mitra ASEAN
Tangkapan Layar: Kanal Youtube BPPK Kemlu
Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setidaknya  3 topik diangkat Indonesia (RI) pada rangkaian pertemuan ASEAN Post Ministerial Conference (PMCs) 10+1 hari pertama, yang dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Mahendra Siregar pada Selasa (3/8/2021).

Indonesia mendorong pemulihan ekonomi berkelanjutan, penguatan kerja sama kesehatan, dan perlunya menjaga perdamaian.

ASEAN melakukan pertemuan dengan empat negara mitra, yaitu ASEAN-Korea Selatan, ASEAN-RRT, ASEAN-Jepang serta ASEAN Plus Three (ASEAN+3) yang merupakan gabungan ketiga negara tersebut dalam satu mekanisme.

Meski sedang dalam situasi pandemi, Wamenlu RI ingatkan bahwa Asia berada dalam Asian Century, dimana Asia memiliki lebih dari 50% GDP diukur dari Purchasing Power Parity dunia.

“Kita juga punya blok ekonomi terbesar di dunia, yaitu Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP)," ujarnya, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Menteri Kesehatan Terima Bantuan 3.000 Unit Konsentrator Oksigen untuk Pasien Covid-19

Menurut Wamenlu RI keduanya menunjukkan nilai strategis Kawasan akan terus meningkat. 

Khusus mengenai pemulihan ekonomi, Indonesia memandang penting transformasi ekonomi digital, terutama bagi UKM.

Karena itu, kerja sama peningkatan kapasitas manusia termasuk bagi UKM dan start-up, pertukaran teknologi, serta pembangunan infrastruktur digital perlu terus bergulir.

Selama pandemi, layanan digital terbukti dapat menjaga kelangsungan kegiatan ekonomi masyarakat melalui e-commerce, sementara aktivitas ekonomi konvensional terhenti. 

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas