Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mosi Tak Percaya PM Malaysia Muhyiddin Yassin Digelar September, Najib Razak: Kenapa Bukan Sekarang?

PM Malaysia Muhyiddin Yassin menolak untuk mundur, mosi kepercayaan digelar September. Namun mantan PM Najib Razak berkata mengapa tidak sekarang

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
zoom-in Mosi Tak Percaya PM Malaysia Muhyiddin Yassin Digelar September, Najib Razak: Kenapa Bukan Sekarang?
Bernama
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin. PM Malaysia Muhyiddin Yassin menolak untuk mundur, mosi kepercayaan digelar September. Namun mantan PM Najib Razak berkata mengapa tidak sekarang 

Namun para pemimpin di seluruh bangku oposisi yang beranggotakan 105 orang membantah menjanjikan dukungan mereka untuk Muhyiddin.

Mereka justru memintanya untuk membuktikan legitimasinya lebih cepat.

Veteran Partai Aksi Demokrat Lim Kit Siang mengatakan, Parlemen harus diadakan dalam dua minggu untuk mosi tidak percaya.

Sementara itu, mantan perdana menteri Najib Razak mempertanyakan "mengapa tidak sekarang" karena "dia yakin dia masih mendapat dukungan mayoritas".

"Dia bilang dia percaya masih ada dukungan mayoritas. Tapi dia berjanji pada YDP Agong akan mengusulkan mosi kepercayaan bulan September."

"Kenapa pula bukan sekarang mengingat kita baru masuk bulan Agustus?" tulis Najib Razak di Facebooknya, Rabu (4/8/2021).

postingan Najib Razak di Facebooknya
postingan Najib Razak di Facebooknya (Screenshot Facebook Najib Razak)

Meskipun ada 11 anggota parlemen yang hadir pada Selasa malam ketika Presiden UMNO Zahid Hamidi mengumumkan, mereka tidak lagi mendukung Muhyiddin, Perdana Menteri mengatakan, Sultan Abdullah menyebutkan hanya 8 anggota parlemen yang telah menarik dukungan mereka dari pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Berita lainnya seputar Konflik Politik di Malaysia

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas