Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kisah Wanita Afghanistan Melahirkan di Tengah Keterbatasan, Bidan Sebut sebagai Pengalaman Terburuk

Salah satu warga perempuan Afghanistan, Rabia harus melahirkan dalam kondisi sangat terbatas. Keterbatasan tersebut akibat penguasaan oleh Taliban.

Kisah Wanita Afghanistan Melahirkan di Tengah Keterbatasan, Bidan Sebut sebagai Pengalaman Terburuk
bbc.com
Salah seorang wanita Afghanistan, Rabia telah melahirkan anaknya ditemani bidan yang bernama Abida. 

TRIBUNNEWS.COM - Cerita memilukan terjadi di tengah kondisi Afghanistan yang tidak menentu.

Seorang warga Afghanistan bernama Rabia terpaksa melahirkan anaknya dalam kondisi yang memprihatinkan.

Dirinya melahirkan di rumah sakit sekitar provinsi Nangrahar, Afghanistan.

Dikutip dari BBC, ia melahirkan dengan kondisi tanpa adanya makanan dan obat-obatan.

“Ini adalah kelahiran anak ketiga saya tetapi perasaanku begitu berbeda.”

Baca juga: Aturan Taliban, Pejabat Sebut Wanita Afghanistan Hanya Boleh Bekerja jadi Petugas Kebersihan Toilet

Baca juga: Pangeran Harry Ungkap Pesan Kakeknya Sebelum Dia Berangkat Dinas Militer di Afghanistan

“Begitu menyedihkan,” ungkapnya.

Keterbatasan itu juga dirasakan oleh bidan yang menangani Rabia, Abida.

Dia menceritakan bahwa suasana rumah sakit begitu panas karena suhu mencapai 43 derajat celcius.

Abida juga menambahkan bahwa penyebabnya adalah diputusnya aliran listrik dan tidak adanya bahan bakar untuk menyalakan generator.

Selain itu, penanganan yang dilakukannya juga hanya dibekali sebuah senter dari ponsel miliknya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas