Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Papan Batu Nama Kementerian Kehakiman Jepang Dicoret-coret, Pelaku Dicari Polisi

Minggu kemarin (10/10/2021) petugas kementerian kehakiman menemukan corat-coret  cat hitam pada papan batu dengan tulisan "Kementerian Kehakiman" di

Papan Batu Nama Kementerian Kehakiman Jepang Dicoret-coret, Pelaku Dicari Polisi
Richard Susilo
Papan nama dari batu Kementerian Kehakiman Jepang ditutupi plastik putih setelah oknum mencorat-coret papan tersebut. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Minggu kemarin (10/10/2021) petugas Kementerian Kehakiman menemukan corat-coret  cat hitam pada papan batu dengan tulisan "Kementerian Kehakiman" di Gedung Pemerintah Pusat di Kasumigaseki, Tokyo.

Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo sedang menyelidiki dugaan kerusakan properti.

Pada malam hari tanggal 10 Oktober, di Gedung Pemerintah Pusat Kasumigaseki No. 6 tempat Kementerian Kehakiman dan Kantor Kejaksaan Tokyo  seseorang yang melewati papan batu dengan tulisan "Kementerian Kehakiman" di pintu masuk segera memberi tahu para penjaga setempat.

Menurut Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, cat disemprot dengan sesuatu seperti semprotan Pilox pada huruf-huruf di papan nama tersbeut dan sesuatu seperti grafiti ditemukan di dinding luar terdekat.

Juga, pada sore hari tanggal 10 Oktober, seorang pria mencurigakan yang mengenakan topi biru tua berhenti di depan papan nama dan terlihat melakukan sesuatu . Tampak pada  kamera keamanan (CCTV) di daerah sekitarnya.

Papan nama tersebut saat ini ditutupi dengan plastik biru dan pelaku sedang diselidiki oleh Departemen Kepolisian Metropolitan atas dugaan kerusakan properti.

Pada tanggal 7 September 2021, sebuah papan batu dengan tulisan "Jaksa Penuntut Umum" dilukis di Gedung Pemerintah Pusat No. 6, dan seorang terdakwa berusia 69 tahun didakwa dengan kerusakan properti.

Polisi masih terus menelusuri segala kemungkinan yang ada termasuk kepada kalangan sosialis komunis di Jepang yang biasanya melakukan hal-hal seperti itu. Info lengkap mengenai Jepang dapat dimintakan ke info@sekolah.biz.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas