Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pemuda di India Tewas Dikeroyok Warga Setelah Ketahuan Selingkuhi Tetangganya

Seorang pemuda kasta Dalit di India dipukuli hingga tewas setelah berselingkuh dengan istri tetangga.

Pemuda di India Tewas Dikeroyok Warga Setelah Ketahuan Selingkuhi Tetangganya
IMCNews.ID
Ilustrasi perselingkuhan. 

TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Seorang pemuda kasta Dalit di India dipukuli hingga tewas setelah berselingkuh dengan istri tetangga.

Insiden tersebut terjadi di Distrik Hanumangarh, Rajasthan, Kamis (7/10/2021).

Akibat insiden tersebut empat orang dan satu remaja ditahan oleh polisi.

Setelah insiden itu, kolektor distrik dan kepala polisi bertemu keluarga korban, Minggu (10/10/2021).

Mereka lalu memberikan bantuan sebesar 4,1 juta rupee atau setara Rp779 juta.

Kasus ini dilaporkan sebagai penculikan dan pembunuhan di bawah Undang-Undang Kejahatan Kasta.

Baca juga: Ingat Kadus di Tuban yang Digerebek Selingkuh? Kini Didemo Warga, Ini Penyebabnya

Dalam video yang viral, beberapa orang terlihat memukuli pemuda Kasta Dalit itu dengan tongkat.

Setelah ia tewas, tubuhnya pun kemudian dilemparkan begitu saja ke depan rumahnya.

Pihak keluarga dari pemuda yang diketahui bernama Jagdish Megwal tersebut kemudian melaporkan insiden tersebut ke polisi.

“Pihak keluarga akan dipastikan segera mendapat keadilan dan siapa pun pelakunya tak akan diampuni,” tutur Kepala Polisi Hanumangarh, Indra Kumar dikutip dari India Today.

Jagdish Meghwal kemudian diketahui telah menjalin perselingkuhan dengan istri tetangganya.

Karena permasalahan keluarga, sang istri tetangga berpisah dari seuaminya dan pada 7 Oktober, Jagdish menemui perempuan itu di rumah sewaannya di Suratgarh.

Menurut polisi, suami perempuan itu mengetahuinya dan ia bersama 10 orang lainnya menculik Jagdish.

Ia pun kemudian dibawa ke sebuah rumah pertanian dan dipukuli dengan tongkat hingga tewas.

Sumber: Kompas.TV

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas