Tribun

Peach Aviation, Maskapai LCC di Jepang Perkenalkan Tabikuji

Tabikuji dalam upaya mendongkrak industri pariwisata dan industri penerbangan yang penjualannya menurun akibat pandemi Covid-19.

Editor: Dewi Agustina
Peach Aviation, Maskapai LCC di Jepang Perkenalkan Tabikuji
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Mesin vending otomatis berisi gacha-gacha, bayar 5.000 yen sebuah. Kalau beruntung bisa naik pesawat gratis (pilih satu) ke 11 lokasi di Jepang dari Bandara Narita Chiba. 

Poin dapat digunakan saat membeli tiket. Karena harga tiket berfluktuasi tergantung pada kepadatan kursi.

Bila beruntung dapat tiket sekali jalan tergantung pada tanggal penggunaan. Namun juga dapat membeli tiket pulang-pergi apabila poin mencukupi.

Jumlah poin maksimum yang dapat dimenangkan dalam lotere "tidak dipublikasikan".

Tiket berasal dari Bandara Internasional Narita (Bandara Internasional Tokyo, Kota Narita, Prefektur Chiba), dan tujuan ditentukan secara acak dari 11 bandara seperti Sapporo (New Chitose), Fukuoka, Oita, dan Nagasaki.

Untuk alasan ini, perusahaan mengatakan, "Kita ingin pengguna menikmati kegembiraan karena tidak tahu ke mana harus pergi sampai kapsul dibuka."

Selain itu, misi mengunjungi tempat-tempat wisata di destinasi wisata juga terlampir dalam kapsul.

Misalnya, ada misi seperti "Kupas kepiting dengan keras dan berikan kepada orang berikutnya (memakai sarung tangan)" (Sapporo) dan "Cuci dengan Papan Cuci Setan" (Miyazaki).

Perusahaan Peach menjelaskan, "Karyawan telah memilih tidak hanya tempat-tempat wisata terkenal tetapi juga tempat-tempat yang tidak terkenal tetapi ingin tahu."

"Memanfaatkan pengetahuan kami sebagai perusahaan penerbangan, kami menemukan cara untuk menikmatinya bahkan di tempat-tempat yang pertama kali dikunjungi pengguna."

Baca juga: Hari Ini Parlemen Jepang Dibubarkan, 19 Oktober 2021 Pemilu Nasional

Sebelumnya mesin penjual otomatis kedua yang dipasang setelah PARCO (Chuo-ku, Osaka) di Shinsaibashi, Osaka. Sejak dipasang pada bulan Agustus, Osaka telah menjual lebih dari 3000 kapsul sejauh ini.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas