Tribun

6 Orang Dilaporkan Hilang, Sehari Setelah Kapal Penangkap Ikan Korsel Terbalik

Enam orang dilaporkan hilang, sehari setelah kapal penangkap ikan di Korea Selatan terbalik.

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Whiesa Daniswara
6 Orang Dilaporkan Hilang, Sehari Setelah Kapal Penangkap Ikan Korsel Terbalik
AFP
Kapal penangkap ikan berlabuh di pelabuhan Hoo-po dekat Uljin, Korea Selatan pada 7 September 2020 - Enam orang dilaporkan hilang, setelah kapal nelayan Korea Selatan terbalik. 

TRIBUNNEWS.COM - Enam orang dilaporkan hilang, sehari setelah kapal nelayan terbalik di Korea Selatan.

Pesawat dan kapal dikerahkan untuk mencari enam anggota awak yang masih hilang di lepas pantai timur Korea Selatan pada Kamis (21/10/2021).

Dikutip dari CNA, sebuah kapal penangkap ikan dilaporkan terbalik di perairan kira-kira setengah jalan antara Semenanjung Korea dan Jepang pada Rabu (20/10/2021).

Total sembilan awak berada di atas kapal seberat 72 ton itu.

Baca juga: Militer Korea Utara Lakukan Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Tipe Baru

Baca juga: Korea Utara Mengkonfirmasi Peluncuran Rudal Balistik Kapal Selam, AS Minta Pyongyang Menahan Diri

Empat orang Cina, tiga orang Korea Selatan, dan dua orang Indonesia.

Satu anggota kru ditemukan tidak sadarkan diri dan dua lainnya berhasil selamat.

Menurut penjaga pantai Korea Selatan, kapal meninggalkan pelabuhan timur Hupo pada hari Minggu lalu untuk menangkap kepiting merah.

Upaya pencarian awal membuahkan hasil meskipun cuaca buruk.

Pada Kamis pagi, tim penyelamat menemukan salah satu anggota awak dari kapal terbalik dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Identitas orang tersebut masih belum diketahui.

Kapal penangkap ikan berlabuh di pelabuhan Hoo-po dekat Uljin, Korea Selatan pada 7 September 2020.
Kapal penangkap ikan berlabuh di pelabuhan Hoo-po dekat Uljin, Korea Selatan pada 7 September 2020. (AFP)

Baca juga: Memalak Bioskop Film Dewasa Selama 15 Tahun, Ayah dan Anak di Jepang Ditangkap Polisi

Baca juga: Kecelakaan 5 Tahun Lalu Menewaskan 15 Orang, Presiden Perusahaan Bus di Jepang Mengaku Tak Bersalah

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas