Tribun

Penanganan Covid

Australia Cabut Larangan Perjalanan Internasional bagi Wargnya

Australia mengumumkan pencabutan larangan perjalanan internasional bagi warganya, sementara pekerja trampil dan pelajar internasional akhir tahun

Editor: hasanah samhudi
Australia Cabut Larangan Perjalanan Internasional bagi Wargnya
AFP
Seorang pria berjalan di sepanjang jalan yang sepi di kawasan pusat bisnis Sydney, Senin (28/6), menyusul lockdown selama dua minggu untuk menahan wabah varian Delta yang sangat menular. 

TRIBUNNEWS.COM, SYDNEY – Australia mengumumkan Rabu (27/10/2021) pencabutan larangan bepergian ke luar negeri tanpa izin bagi warganya, setelah lebih dari 18 bulan perbatasan internasional ditutup.

Sementara perbatasan negara akan dibuka akhir tahun bagi pekerja trampil dan pelajar internasional.

Dilansir dari The Straits Times, pernyataan bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri Australia menyebutkan bahwa penduduk yang telah divaksinasi penuh tidak lagi harus mendapatkan izin pengecualian saat meninggalkan negara itu.

Ketetapan ini muncul setelah tingkat vaksinasi dosis ganda dewasa di negara itu mendekati target 80 persen.

Menteri Dalam Negeri Karen Andrews mengatakan bahwa sementara  ini warga negara Australia diprioritaskan, dan pembatasan perjalanan akan dilonggarkan termasuk bagi beberapa non-warga negara  karena tingkat vaksinasi meningkat.

Baca juga: PM Australia Scott Morrison: Vaksinasi Saja Takkan Akhiri Lockdown Covid-19 di Sydney

Baca juga: Varian Delta Bikin Sydney Hadapi Masa Paling Menakutkan Sejak Pandemi Dimulai

"Sebelum akhir tahun, kami mengantisipasi menyambut pekerja terampil dan mahasiswa internasional yang telah divaksinasi penuh," katanya.

Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan Australia sekarang sangat dekat untuk mengumumkan kesepakatan perjalanan timbal balik dengan Singapura.

Selasa malam diumumkan bahwa warga Australia tidak lagi harus dikarantina pada saat kedatangan.

Penerbangan Qantas ke Singapura dijadwalkan untuk dilanjutkan pada 22 November.

Singapore Airlines mengatakan akan meningkatkan kapasitas penerbangan ke Sydney, dengan Airbus A380 mulai terbang lagi ke kota itu pada 1 Desember.

Baca juga: Penduduk Sementara Kecewa dengan Pembukaan Perbatasan Australia Karena Tak Berlaku Untuk Mereka

Baca juga: Australia Kembali Membuka Perbatasan Internasional pada November, Karantina Hanya 7 Hari

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas