Tribun

Tigrayan Rebut Kota Strategis, Militer Ethiopia Mobilisasi Perlawanan

Konflik meletus sejak November 2020  ketika Perdana Menteri Abiy Ahmed mengerahkan pasukan ke Tigray guna memadamkan perlawanan kelompok Tigrayan.

Editor: Setya Krisna Sumarga
Tigrayan Rebut Kota Strategis, Militer Ethiopia Mobilisasi Perlawanan
Sky News
Pasukan pemerintah Ethiopia di Tigray - Konflik Ethiopia: Apa yang Dipertengkarkan dan Mengapa? 

TRIBUNNEWS.COM, ADDIS ABABA - Pasukan kelompok etnis Tigrayan mengklaim mereka telah merebut kota strategis lain di wilayah Amhara Ethiopia.

Para pejuang merebut Kombolcha dan bandaranya. Pernyataan disampaikan Getachew Reda, juru bicara Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), Minggu (31/10/2021) waktu setempat.

Direbutnya Kombolcha akan menjadi keuntungan strategis bagi para pejuang Tigrayan melawan militer Ethiopia dan sekutunya, yang berusaha mengusir Tigrayan dari wilayah Amhara.

Kota besar itu berjarak sekitar 380 km (235 mil) dari ibu kota, Addis Ababa, dan merupakan wilayah selatan terjauh di Amhara yang telah dicapai TPLF sejak memasuki wilayah tersebut pada Juli.

Seorang pria milisi dari wilayah Amhara bersiap untuk bertarung bersama pasukan pemerintah di Tigray
Seorang pria milisi dari wilayah Amhara bersiap untuk bertarung bersama pasukan pemerintah di Tigray (Sky News)

Baca juga: Pemberontak Tigray Tolak Tinggalkan Situs UNESCO

Baca juga: PM Ethiopia Klaim Pasukan Pemerintah Telah Kendalikan Ibu Kota Kekuasaan Tigray

Baca juga: Pengungsi Perang Tigray Bertahan Hidup dalam Pengasingan di Sudan

Ini menunjukkan TPLF sedang menuju lebih dekat ke ibukota Ethiopia. Konflik yang menyebar mengancam untuk semakin mengacaukan negara terpadat kedua di Afrika itu.

Perdana Menteri Abiy Ahmed mendesak warga bergabung dalam perang melawan TPLF setelah pasukan Tigrayan mengatakan mereka merebut jalur strategis yang menghubungkan ibu kota negara yang terkurung daratan itu dengan pelabuhan Djibouti.

“Rakyat kita harus berbaris … dengan senjata dan sumber daya apa pun yang mereka miliki untuk membela, memukul mundur, dan mengubur teroris TPLF,” kata Abiy dalam sebuah posting Facebook.

Pertarungan sengit

Saksi mata mengatakan pertempuran senjata baru juga sedang berlangsung di kota utama Dessie dengan pasukan Ethiopia memerintahkan penduduk untuk tinggal di dalam rumah.

Meskipun dilaporkan mundur sehari sebelumnya, Getachew mengatakan pejuang TPLF merebut Dessie pada Sabtu.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas