Tribun

Mulai 26 November Jumlah Warga Asing Bisa Masuk ke Jepang Maksimal 5000 Orang per Hari

Mulai 26 November 2021 yang saat ini hanya 3500 orang warga asing bisa masuk ke Jepang, menjadi 5000 orang per hari bisa masuk ke Jepang.

Editor: Johnson Simanjuntak
Mulai 26 November Jumlah Warga Asing Bisa Masuk ke Jepang Maksimal 5000 Orang per Hari
Foto Kyodo
Hirokazu Matsuno (59) Sekretaris Kabinet 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Mulai 26 November 2021 yang saat ini hanya 3500 orang warga asing bisa masuk ke Jepang, menjadi 5000 orang per hari bisa masuk ke Jepang.

"Kami meninjaunya berdasarkan perkembangan sistem karantina dan status implementasi tindakan pencegahan epidemi, dan mulai 26 November kami memutuskan untuk menetapkan target sekitar 5.000 orang per hari bisa memasuki Jepang," ungkap Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno baru-baru ini (18/11/2021).

Pembatasan tersebut masih terkait dengan langkah-langkah pemerintah untuk membatasi jumlah imigran untuk virus corona baru.

"Kita coba naikkan sedikit demi sedikit  atau melonggarkan jumlah batas jumlah imigran, sambil melihat situasi kondisi yang ada terkait corona nantinya," tambahnya.

Alasannya adalah sistem karantina telah diperbaiki dan infeksi virus corona baru telah ditekan.

"Tetapi di masa depan, jika situasi infeksi memburuk, kami akan secara fleksibel menerapkan tindakan pembatasan kembali dengan ketat," tambahnya lagi.

Saat ini yang masih boleh masuk adalah visa bisnis dan visa pemagang serta visa pelajar.

"Itu pun dengan pembatasan yang ada dan dengan penjadwalan yang ada karena sehari hanya boleh masuk nantinya 5000 orang saja," papar sumber Tribunnews.com pejabat pemerintah Jepang.

Mengenai turis akan dimulai rencananya paling cepat Januari 2022 setelah uji coba saat ini berjalan dengan baik.

"Namun apabila corona bangkit kembali menyebar luas lagi, maka pengetatan akan dilakukan lagi dan kunjungan turis bukan tidak mungkin diundur kembali," tambahnya.

Lalu mengenai program GoToTravel secara resmi kemungkinan dilaksanakan Februari 2022. Diskusi ke Jepang menarik dilakukan grup Pecinta Jepang dengan email ke: info@tribun.in

"Namun ada pejabat tinggi di kementerian transportasi yang menginginkan secepatnya tahun ini diimplementasikan program tersebut. Intinya adalah terkait anggaran pemerintah yang harus disetujui kalangan parlemen dulu mengenai program GoToTravel," paparnya lagi lebih lanjut.

Tingkat infeksi di Jepang khususnya sudah jauh semakin baik.

Hari ini (24/11/2021) hanya 5 orang terinfeksi di Tokyo, tingkat terendah dalam tahun 2021 ini.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas