Tribun

Virus Corona

Penelitian: Kemanjuran Vaksin Sinovac Turun Menjadi 28% dalam 3-5 Bulan

Kemanjuran vaksin Sinovac turun menjadi hanya 28% melawan infeksi Covid-19 maupun untuk cegah rawat inap dalam waktu 3-5 bulan setelah dosis kedua

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Arif Fajar Nasucha
Penelitian: Kemanjuran Vaksin Sinovac Turun Menjadi 28% dalam 3-5 Bulan
The Edge, Jawatankuasa Khas Jaminan Akses Bekalan Vaksin COVID-19
ILUSTRASI Vaksin Sinovac dan penurunan kemanjurannya dalam periode waktu tertentu. Kemanjuran vaksin Sinovac turun menjadi hanya 28% melawan infeksi Covid-19 maupun untuk cegah rawat inap dalam waktu 3-5 bulan setelah dosis kedua 

TRIBUNNEWS.COM - Kemanjuran vaksin Sinovac turun menjadi hanya 28 persen melawan infeksi Covid-19 maupun untuk cegah rawat inap dalam waktu tiga hingga lima bulan setelah dosis kedua.

Portal berita kesehatan Malaysia CodeBlue pada hari Rabu (24/11/2021) menyebut kemanjuran dua dosis vaksin Sinovac terhadap infeksi Covid-19 turun menjadi 28% dari 76% pada periode tersebut.

Kesimpulan itu mengutip studi oleh Evaluasi Dunia Nyata dari Vaksin Covid-19 Di Bawah Program Imunisasi Covid-19 Nasional Malaysia (RECoVaM) dan National Medical Research Register (NMRR).

Sebagai perbandingan, dua dosis vaksin Covid-19 Pfizer 79% efektif mencegah pasian masuk ICU setelah tiga hingga lima bulan dari 86% setelah vaksinasi penuh.

Namun, dalam hal perlindungan terhadap infeksi Covid-19, kemanjuran vaksin Pfizer juga menurun tajam dari sebesar 89% menjadi 68% dalam jangka waktu yang sama.

Baca juga: Kedatangan Tahap ke-115, Empat Juta Vaksin Sinovac Tiba di Tanah Air

Baca juga: Syarat dan Ketentuan Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 Tahun ke Atas, Pakai Vaksin Sinovac

Studi lebih lanjut menemukan bahwa vaksin Covid-19 Sinovac hanya efektif 76% melawan kematian terobosan setelah tiga hingga lima bulan, turun dari 79% dua bulan setelah vaksinasi penuh.

Sedangkan vaksin Covid-19 Pfizer tetap 91% efektif melawan kematian terobosan setelah lima bulan.

Perlindungan vaksin terhadap Covid-19 menurun dalam 3-5 bulan
Perlindungan vaksin terhadap Covid-19 menurun dalam 3-5 bulan (Twitter Jawatankuasa Khas Jaminan Akses Bekalan Vaksin COVID-19)

Data yang diberikan oleh Dr Mahesh Appannan, kepala data di Pusat Kesiapsiagaan dan Respons Krisis Kementerian Kesehatan Malaysia, menunjukkan bahwa tingkat kematian di antara mereka yang divaksinasi penuh dengan Sinovac adalah yang tertinggi, dibandingkan dengan Pfizer dan AstraZeneca.

CodeBlue mengatakan Sinovac memiliki rata-rata kematian orang dewasa mingguan yaitu dua per 100.000 populasi antara 7 Juni dan 15 November 2021.

Sedangkan rata-rata kematian orang dewasa mingguan Pfizer sebesar 0,667 per 100.000 penduduk, dan rata-rata kematian orang dewasa mingguan AstraZeneca sebesar 0,25 per 100.000 penduduk.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas