Tribun

Virus Corona

Ternyata Warga Namibia Ini Positif Terinfeksi Corona Omicron Saat Tiba di Bandara Narita Jepang

Seorang pria berusia tiga puluhan yang tiba di Bandara Narita dari Namibia ditemukan terinfeksi strain mutan baru dari virus corona baru saat tiba 28

Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ternyata Warga Namibia Ini Positif Terinfeksi Corona Omicron Saat Tiba di Bandara Narita Jepang
AFP/PHILL MAGAKOE
Pelancong mengantre di konter check-in di Bandara Internasional OR Tambo di Johannesburg pada 27 November 2021, setelah beberapa negara melarang penerbangan dari Afrika Selatan menyusul ditemukannya varian baru Covid-19 Omicron. - Sejumlah negara di seluruh dunia telah melarang penerbangan larangan dari Afrika selatan menyusul penemuan varian tersebut, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Australia, Thailand, Brasil, dan beberapa negara Eropa. Negara-negara utama yang menjadi target penutupan termasuk Afrika Selatan, Botswana, eSwatini (Swaziland), Lesotho, Namibia, Zambia, Mozambik, Malawi, dan Zimbabwe. (Photo by Phill Magakoe / AFP) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Ternyata seorang pria Namibia usia 30 tahunan yang masuk bandara Narita 28 November malam, sore ini (30/11/2021) terkonfirmasi positif terinfeksi corona Omicron.

"Kami telah mendapat laporan dari kementerian kesehatan bahwa pria tersebut positif terinfeksi corona Omicron," papar Hirokazu Matsuno Sekretaris Kabinet Jepang sore ini (30/11/2021).

Seorang pria berusia tiga puluhan yang tiba di Bandara Narita dari Namibia ditemukan terinfeksi strain mutan baru dari virus corona baru saat tiba 28 November lalu.

Langsung diamankan pemerintah Jepang, dikarantina pada tempat yang ditunjuk pemerintah.

Dengan konfirmasi positif tersebut berarti pertama kali pria Namibia itu yang membawa masuk virus corona Omicron pertama ke Jepang.

"Tentu kami akan amankan segera pria tersebut diawasi dengan sangat ketat dan tak boleh ke luar dari kamar hotelnya," ungkap sumber Tribunnews.com Selasa (30/11/2021).

Strain Omicron telah dikonfirmasi satu demi satu di Afrika Selatan dan Namibia, serta di negara-negara Eropa.

Menurut kementerian, pria itu tiba di Bandara Narita pada malam tanggal 28 November, dan karantina bandara mengkonfirmasi bahwa pria itu terinfeksi virus corona baru, sehingga Institut Nasional Penyakit Menular langsung menganalisis genom (semua informasi genetik) apakah virus tersebut adalah galur Omicron atau bukan.

Pria itu demam dan dirawat di fasilitas yang disiapkan oleh stasiun karantina. Dua dari anggota keluarga yang menyertainya dinyatakan negatif.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan galur Omicron sebagai "varian yang menjadi perhatian (VOC)" bersama dengan galur Delta. Informasi virus tersebut didiskusikan para pecinta Jepang dapat bergabung gratis lewat email: info@tribun.in

Virus corona Omicron ini menunjukkan bahwa risiko global "sangat tinggi".

Telah ditunjukkan bahwa mutasi mungkin telah meningkatkan infektivitas dibandingkan dengan strain konvensional, dan setiap negara telah memulai memperkuat langkah-langkah perbatasan.

Pada prinsipnya, Jepang juga melarang masuknya orang asing baru dari seluruh dunia mulai tanggal 30 November ini.

Kecuali warga Jepang dan pemilik Zairyu Card masih diperkenankan memasuki jepang.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas