Tribun

Virus Corona

Sudah Meninggal 15 Bulan yang Lalu, Jenazah 2 Pasien Covid-19 di India Baru Ditemukan

Dua jenazah pasien Covid-19 di India baru ditemukan, padahal sudah meninggal sejak 15 bulan yang lalu.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sudah Meninggal 15 Bulan yang Lalu, Jenazah 2 Pasien Covid-19 di India Baru Ditemukan
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Jenazah - Dua jenazah pasien Covid-19 di India baru ditemukan, padahal sudah meninggal sejak 15 bulan yang lalu. 

TRIBUNNEWS.COM - Jasad dua pasien Covid-19 yang sudah membusuk ditemukan di kamar mayat di India lebih dari 15 bulan setelah kematian mereka.

Penemuan itu terungkap akhir November 2021 saat Rumah Sakit ESIC Rajajinagar di Bengaluru (sebelumnya Bangalore) melaksanakan jadwal pembersihan kamar mayat.

Saat itu para staf kebetulan menemukan mayat yang tergeletak terlupakan di lemari es, kata polisi dan pejabat rumah sakit kepada The Independent.

Pejabat rumah sakit mengatakan mayat-mayat itu dibungkus menggunakan kantong mayat tertutup yang menandakan mereka adalah pasien Covid-19.

Masih ada tanda pengenal pada kantong mayat itu.

Baca juga: Pasukan India Kembali Tembaki Demonstran yang Protes Kasus Salah Tembak, Penambang Dikira Militan

Baca juga: Jadi Korban Salah Tembak, 14 Warga Tewas Ditembaki Tentara India karena Dikira Militan

Mereka adalah Durga Sumithra, wanita berusia 40 tahun, dan N L Muniraju, pria berusia 67 tahun.

Keduanya meninggal dunia saat gelombang pertama pandemi pada 2 Juli 2020.

Seorang pria berdiri di tengah pembakaran para korban yang kehilangan nyawa karena virus Corona Covid-19 di tempat kremasi di New Delhi India pada 26 April 2021.
Seorang pria berdiri di tengah pembakaran para korban yang kehilangan nyawa karena virus Corona Covid-19 di tempat kremasi di New Delhi India pada 26 April 2021. (Money SHARMA / AFP)

Mereka sempat dirawat di rumah sakit yang dikelola oleh Employees' State Insurance Corporation (ESIC), sebuah badan negara.

Seorang pejabat di kantor polisi Rajajinagar, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan polisi menerima telepon dari rumah sakit pada Sabtu (27/11/2021) pagi, yang memberi tahu mereka bahwa staf kebersihan menemukan dua mayat di kamar mayat.

"Kamar mayat tempat mayat ditemukan telah ditutup pada Desember 2020 dan rumah sakit memiliki kamar mayat baru sekarang."

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas