Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Surati China, Korea Utara Sindir AS dan Izin Tak Hadiri Olimpiade Beijing 2022

Korea Utara menyurati China untuk memberitahukan ketidakhadirannya di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 hingga singgung boikot dari AS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Miftah
zoom-in Surati China, Korea Utara Sindir AS dan Izin Tak Hadiri Olimpiade Beijing 2022
xinhua news via Twitter
Kim Jong Un dan Presiden China, Xi Jinping - Korea Utara menyurati China untuk memberitahukan ketidakhadirannya di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 hingga singgung boikot dari AS. 

"Kami tidak dapat mengambil bagian dalam Olimpiade karena gerakan pasukan musuh dan pandemi di seluruh dunia, tetapi kami akan sepenuhnya mendukung rekan-rekan China dalam semua pekerjaan mereka untuk mengadakan festival Olimpiade yang indah," kata surat itu, menurut KCNA.

Kim Jong Un Batasi Pergerakan Rakyat

Korea Utara baru-baru ini memperketat pembatasan pergerakan di dalam negeri.

Menurut laporan Daily NK, ini merupakan tindak lanjut dari rencana penanggulangan Covid-19 yang jadi prioritas utama Korea Utara pada Rapat Pleno Keempat Komite Sentral Kedelapan akhir tahun lalu. 

Menurut sumber Daily NK di Provinsi Hamgyong Utara, pihak berwenang di Hoeryong mengeluarkan perintah melalui inminban kota (satuan rakyat) yang menyatakan ada perubahan baru pada proses penerbitan sertifikat untuk warga yang ingin bepergian.

Baca juga: Orang Tak Dikenal Lintasi Zona Demiliterisasi Korsel-Korut, Awalnya Panjat Pagar Berduri

Baca juga: Pembelot yang Kembali ke Korea Utara Disebut Hidup Miskin saat di Korea Selatan

Gambar ini diambil pada 27 Desember 2021 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 28 Desember menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) menghadiri Rapat Pleno ke-4 Komite Sentral ke-8 Partai Buruh Korea di lokasi yang belum dikonfirmasi.
Gambar ini diambil pada 27 Desember 2021 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 28 Desember menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) menghadiri Rapat Pleno ke-4 Komite Sentral ke-8 Partai Buruh Korea di lokasi yang belum dikonfirmasi. (STR / KCNA VIA KNS / AFP)

Warga Korut harus membawa sertifikat perjalanan bisnis atau sertifikat perjalanan jika ingin bepergian.

Sertifikat perjalanan bisnis dikeluarkan oleh kantor tempat kerja atau lingkungan lokal.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan, sertifikat perjalanan dikeluarkan hanya jika ada pernikahan atau kematian dalam garis keturunan langsung orang tersebut.

Namun tidak itu saja, sertifikat ini harus mendapat tanda tangan dari sejumlah kantor daerah hingga ke kementerian.

Warga yang akan ke luar kota juga harus melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatannya.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas