Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Swiss akan Melarang Penggunaan Hewan sebagai Objek Penelitian: Kejam dan Tidak Perlu

Swiss akan melakukan pemungutan suara terkait larangan hewan sebagai objek penelitian. Dokter menyebut penelitian pada hewan adalah kejam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Swiss akan Melarang Penggunaan Hewan sebagai Objek Penelitian: Kejam dan Tidak Perlu
Intisari Online
Ilustrasi tikus - Swiss akan melarang penelitian yang menggunakan hewan sebagai objek. 

Secara terpisah, Maries van den Broek dari Universitas Zurich melakukan penelitian dengan menanamkan tumor ke tikus, untuk mempelajari bagaimana sistem kekebalan tubuh mereka dapat diperkuat untuk melawan kanker.

ILUSTRASI - Seorang penonton bioskop XXI di Summarecon Mall Serpong digigit tikus. Lantas apa bahayanya?
ILUSTRASI  (news.harvard.edu)

"Karena kami tidak memahami bahkan 10 persen dari proses yang terjadi di dalam tumor, tidak mungkin menggunakan model komputer atau kultur sel untuk memahami biologi kompleks kanker."

Sebelum para ilmuwan memulai eksperimen hewan, mereka harus membuktikan tidak ada alternatif dan penelitian mereka penting.

“Kami menggunakan sekitar 750 tikus per tahun. Mereka semua mati di akhir percobaan, tetapi tidak ada alternatif lain."

"Tanpa percobaan khusus ini, kami tidak akan dapat mengembangkan perawatan yang menyelamatkan nyawa manusia,” jelasnya.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan hanya 26 persen pemilih yang mendukung larangan tersebut dan 68 persen menentangnya.

Baca juga: Benarkah Nyamuk Suka Warna-warna Tertentu? Berikut Hasil Penelitian Ilmuwan AS

Baca juga: Sebuah Penelitian AS pada Monyet Ungkap Efektivitas Vaksin Booster Omicron

Sebagai informasi, Swiss mengadakan referendum empat kali setahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada pemungutan suara tahun lalu mendukung pembatasan virus corona pemerintah dan menyetujui pernikahan sesama jenis.

Werndli mengatakan kampanye tersebut telah meningkatkan kesadaran tentang penderitaan hewan laboratorium dan tetap berharap untuk sukses.

"Saya harap kita bisa berubah dan Swiss bisa menjadi contoh positif bagi seluruh dunia untuk membantu menghentikan penderitaan hewan."

(Tribunnews.com/Yurika)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas