Nasib 800.000 Pengungsi Ukraina, ke Negara Mana Saja Mereka Pergi?
Lebih dari 800.000 warga sipil telah meninggalkan Ukraina, bagaimana nasib mereka dan ke negara mana saja mereka pergi?
Penulis:
Tiara Shelavie
Editor:
Wahyu Gilang Putranto
- Rumania 44.450 pengungsi
- Rusia 42.900 pengungsi
- Belarusia 341 pengungsi
69.600 orang telah pindah dari negara-negara itu ke negara lain di Eropa.
Pengungsi diberitahu bahwa mereka tidak memerlukan dokumen untuk masuk ke negara tetangga.
Tetapi mereka sebaiknya memiliki paspor perjalanan internal atau asing, akta kelahiran anak-anak yang bepergian bersama mereka, dan dokumen medis.
Untuk mendapatkan status pengungsi, mereka harus warga negara Ukraina atau orang yang secara sah tinggal di Ukraina, misalnya pelajar asing.
Namun, banyak pula orang yang menunggu hingga 60 jam untuk menyeberang di titik perbatasan ke Polandia, dalam cuaca dingin, dalam antrian hingga 15 km.
Mereka yang memasuki Rumania dilaporkan menunggu hingga 20 jam.
Banyak pengungsi belum bisa naik kereta yang membawa mereka keluar dari kota-kota Ukraina.
Bantuan yang diberikan untuk pengungsi
Di Polandia dan negara-negara lain yang berbatasan dengan Ukraina, para pengungsi dapat tinggal di pusat-pusat penerimaan jika mereka tidak memiliki teman atau kerabat untuk tinggal.
Mereka juga diberikan makanan dan perawatan medis.
Hongaria dan Rumania memberikan tunjangan tunai untuk makanan dan pakaian.
Anak-anak diberikan tempat di sekolah-sekolah lokal.
Baca tanpa iklan