Hari ke-10 Invasi Rusia ke Ukraina, Ini 15 Hal yang Perlu Diketahui
Invasi Rusia ke Ukraina sejak Kamis (24/2/2022) sudah memasuki hari ke-10. Berikut ini Tribunnews rangkum beberapa informasi terbaru.
Tayang:
Penulis:
Andari Wulan Nugrahani
Editor:
Facundo Chrysnha Pradipha
AFP/SERGEI SUPINSKY
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky berbicara saat menggelar jumpa pers di Kota Kyiv (Kiev), Ukraina, Kamis (3/3/2022) waktu setempat. Volodymyr Zelensky meminta pihak Barat untuk meningkatkan bantuan militer ke Ukraina. Ia mengatakan, jika tidak, Rusia akan maju ke seluruh Eropa. "Jika Anda tidak memiliki kekuatan untuk menutup langit, maka beri saya pesawat!" ujar Zelensky dalam jumpa pers. "Jika kami tidak ada lagi maka, amit-amit, Latvia, Lithuania, Estonia akan menjadi berikutnya," katanya. "Percayalah pada saya," tambahnya. AFP/SERGEI SUPINSKY
Tidak ada pelepasan radiasi yang dilaporkan, tetapi para pejabat Ukraina mengatakan para pekerja tidak dapat memeriksa semua infrastruktur keselamatan setelah serangan itu.
15. KTT darurat dewan keamanan PBB diadakan setelah serangan di Zaporizhzhia.
Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, mengatakan dunia nyaris menghindari "bencana nuklir" dan mengutuk tindakan Rusia sebagai "sembrono" dan "berbahaya".
Kedutaan Besar AS di Ukraina mengatakan serangan terhadap pembangkit nuklir itu adalah kejahatan perang.
Berita lain terkait dengan Konflik Rusia Vs Ukraina
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Berita Populer
Baca tanpa iklan