Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Profil Pangeran Hamzah bin Hussein, Putra Bungsu Raja Hussein yang Lepaskan Gelar Kerajaannya

Pangeran Hamzah bin Hussein mengumumkan telah melepaskan gelar kerajaannya, melalui unggahan Twitter, Minggu (3/4/2022). Simak profilnya berikut ini.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Profil Pangeran Hamzah bin Hussein, Putra Bungsu Raja Hussein yang Lepaskan Gelar Kerajaannya
ATTILA KISBENEDEK / AFP
(FILES) Dalam file foto ini diambil pada 17 Desember 2009, Pangeran Yordania Hamzah bin Hussein menyampaikan pidato selama sesi pleno di Bella Center di Kopenhagen, pada hari ke-11 Konferensi Perubahan Iklim PBB COP15. 

TRIBUNNEWS.COM - Pangeran Hamzah bin Hussein mengumumkan telah melepaskan gelar kerajaannya, melalui unggahan Twitter, Minggu (3/4/2022).

Dikutip Times of Israel, Hamzah bin Hussein (41), merupakan putra bungsu mendiang Raja Hussein dan istri keempat dan terakhirnya, Ratu Noor.

Berikut ini Tribunnews.com rangkum profil Pangeran Hamzah dari berbagai sumber.

Baca juga: Mantan Putra Mahkota Kerajaan Yordania, Pangeran Hamzah bin Hussein Lepaskan Gelarnya

Baca juga: Profil Raja Yordania Abdullah II, Naik Tahta Sejak 1999

(FILES) Dalam file foto ini diambil pada 17 Desember 2009, Pangeran Yordania Hamzah bin Hussein menyampaikan pidato selama sesi pleno di Bella Center di Kopenhagen, pada hari ke-11 Konferensi Perubahan Iklim PBB COP15. Mantan putra mahkota Yordania, Hamzah, yang terlibat dalam plot kudeta terhadap saudara tirinya Raja Abdullah II pada tahun 2021, menyerahkan gelar kerajaannya pada 3 April 2022. Dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter, dia mengumumkan bahwa dia
(FILES) Dalam file foto ini diambil pada 17 Desember 2009, Pangeran Yordania Hamzah bin Hussein menyampaikan pidato selama sesi pleno di Bella Center di Kopenhagen, pada hari ke-11 Konferensi Perubahan Iklim PBB COP15. Mantan putra mahkota Yordania, Hamzah, yang terlibat dalam plot kudeta terhadap saudara tirinya Raja Abdullah II pada tahun 2021, menyerahkan gelar kerajaannya pada 3 April 2022. Dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter, dia mengumumkan bahwa dia "meninggalkan gelar pangeran", sebulan setelah pernyataan pengadilan kerajaan mengatakan dia telah meminta maaf kepada raja atas kudeta yang gagal tahun lalu. (ATTILA KISBENEDEK / AFP)

Pangeran Hamzah lahir pada 29 Maret 1980, dari istri keempat dan terakhir Raja Hussein, Ratu Noor.

Ratu Noor memiliki nama lahir Lisa Halaby, dia baru berusia 24 tahun ketika tiba di Yordania pada 1976.

Dia menikah dengan Raja Hussein selama dua tahun, dan menjadi janda setelah dua dekade.

Baca juga: Ambisi Yordania Mendorong Hak-Hak Perempuan dan Kesetaraan Gender

Ratu Noor dari Yordania, janda mendiang Raja Hussein, dan putranya Putra Mahkota Hamzah Bin Al Hussein menghadiri pertandingan bola basket antara Yordania dan Lebanon 14 Agustus 1999 di Amman.
Ratu Noor dari Yordania, janda mendiang Raja Hussein, dan putranya Putra Mahkota Hamzah Bin Al Hussein menghadiri pertandingan bola basket antara Yordania dan Lebanon 14 Agustus 1999 di Amman. (JAMAL NASRALLAH / AFP)

Pendidikan Pangeran Hamzah

Rekomendasi Untuk Anda

Pangeran Hamzah bersekolah di London, Inggris sebelum menempuh pendidikan di Akedemi Militer Kerajaan Inggris Sandhurst.

Dia menjalani karir militer dan bertugas di bekas Yogoslavia di unit Yordania-Emirat sebelum belajar di Universitas Havard.

Dikenal sebagai olahragawan handal, Pangeran Hamzah menjadi pilot yang terampil seperti sang ayah.

Dikutip kinghussein.gov.jo, Pangeran Hamzah tercatat menjabat sebagai Presiden Kehormatan Federasi Bola Basket.

Dia telah mengikuti kursus pelatihan dalam keahlian menembak, terjun payung, pertolongan pertama dan taktik militer.

Pangeran Hamzah juga seorang penyelam scuba dan penerjun payung yang memenuhi syarat.

Selain itu, Pangeran Hamzah menggemari olahraga anggar, menembak, judo, memancing, ski, olahraga air, dan menerbangkan pesawat bersayap tetap dan helikopter.

Baca juga: Yordania dan Rusia Kritik Pandora Papers

Raja Hussein dari Yordania
Raja Hussein dari Yordania (kanan) mengawal Presiden Palestina Yasser Arafat setibanya di Istana Kerajaan di Amman, 08 Juni di atas helikopter militer Yordania. Arafat kemudian mengadakan pembicaraan dengan raja Hussein tentang cara untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai Israel Palestina.

Mirip sang Ayah

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas