Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Profil Pangeran Hamzah bin Hussein, Putra Bungsu Raja Hussein yang Lepaskan Gelar Kerajaannya

Pangeran Hamzah bin Hussein mengumumkan telah melepaskan gelar kerajaannya, melalui unggahan Twitter, Minggu (3/4/2022). Simak profilnya berikut ini.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Profil Pangeran Hamzah bin Hussein, Putra Bungsu Raja Hussein yang Lepaskan Gelar Kerajaannya
ATTILA KISBENEDEK / AFP
(FILES) Dalam file foto ini diambil pada 17 Desember 2009, Pangeran Yordania Hamzah bin Hussein menyampaikan pidato selama sesi pleno di Bella Center di Kopenhagen, pada hari ke-11 Konferensi Perubahan Iklim PBB COP15. 

Pangeran Hamzah populer di kalangan orang Yordania karena terlihat mirip dan terdengar seperti mendiang sang ayah.

Pada saat kematian mendadak Raja Hussein karena sakit pada Februari 1999, Pangeran Hamzah masih sangat muda.

Abdullah, putra tertua Putri Muna, istri kedua Raja Hussein naik takhta.

Sesuai amanah sang ayah, Abdullah mengangkat Hamzah sebagai Putra Mahkota.

Baca juga: Yordania Kirim Nota Protes ke Israel Kecam Kekerasan di Yerusalem Timur

Raja Abdullah II dari Yordania memberikan sambutan dalam acara Nahdlatul Ulama Sufi Gathering di Jakarta Concention Center, Senayan, Rabu (26/2/2014). Acara tersebut dihadiri 1500 Kyai NU dan sejumlah tokoh nasional. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)
Raja Abdullah II dari Yordania memberikan sambutan dalam acara Nahdlatul Ulama Sufi Gathering di Jakarta Concention Center, Senayan, Rabu (26/2/2014). Acara tersebut dihadiri 1500 Kyai NU dan sejumlah tokoh nasional. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) (TRIBUN/DANY PERMANA)

Hanya 5 tahun jadi Putra Mahkota

Saat itu, kinghussein.gov.jo menulis, Pangeran Hamzah secara resmi bergelar Putra Mahkota Kerajaan Hashemite Yordania, yang diangkat Yang Mulia Raja Abdullah bin Al Hussein pada 7 Februari 1999.

Posisi itu tidak lama dipegang Hamzah.

Rekomendasi Untuk Anda

Hanya berselang lima tahun, Abdullah mencopot Hamzah dari suksesi pada 2004.

Melalui sepucuk surat kepada saudara tirinya, Raja Abdullah mengatakan posisi simbolis ahli waris "membatasi kebebasan Anda (Pangeran Hamzah) dan mencegah kami untuk mempercayakan Anda dengan tanggung jawab tertentu".

Pada 2 Juli 2009, Abdullah mengukuhkan putra sulungnya Hussein sebagai penggantinya.

Baca juga: Yordania Terima 144.000 Vaksin COVAX yang Didanai Uni Eropa

Sebuah gambar selebaran yang dirilis oleh Istana Kerajaan Yordania pada 22 April 2021, menunjukkan Raja Yordania Abdullah II (kanan) dan putranya Putra Mahkota Hussein (kedua dari kanan) selama pertemuan dengan tokoh-tokoh kunci dari berbagai gubernur di Istana Al-Husseiniyah di ibu kota. Amman. Yordania membebaskan 16 orang yang ditahan karena
Sebuah gambar selebaran yang dirilis oleh Istana Kerajaan Yordania pada 22 April 2021, menunjukkan Raja Yordania Abdullah II (kanan) dan putranya Putra Mahkota Hussein (kedua dari kanan) selama pertemuan dengan tokoh-tokoh kunci dari berbagai gubernur di Istana Al-Husseiniyah di ibu kota. Amman. Yordania membebaskan 16 orang yang ditahan karena "hasutan" atas permintaan Raja Abdullah II, kata jaksa penuntut negara, beberapa pekan setelah dugaan rencana untuk mengguncang negara digagalkan. (Yousef ALLAN / Istana Kerajaan Yordania / AFP)

Menjauh dari kekuasaan teratas Kerajaan Yordania

Hamzah, ayah dari lima putri dan seorang putra, secara bertahap menjauhkan diri dari lingkaran kekuasaan teratas.

Al Jazeera melaporkan, Pangeran Hamzah sering difoto bertemu dengan tokoh suku dan dikenal populer, terutama di kalangan suku dan Tepi Timur Yordania, karena kemiripannya yang luar biasa dengan ayahnya, yang dicintai banyak orang di kerajaan.

Berita lain terkait dengan Pangeran Hamzah

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas