Rusia Disebut Siap Caplok Lebih Banyak Wilayah Ukraina, AS: Perampasan Tanah Ilegal
Amerika Serikat mengatakan Rusia berencana mencaplok lebih banyak wilayah Ukraina dan menyebut langkah itu sebagai perampasan tanah ilegal.
Tayang:
Penulis:
Yurika Nendri Novianingsih
Editor:
Pravitri Retno W
AFP
Koordinator Dewan Keamanan Nasional untuk Komunikasi Strategis John Kirby berbicara selama pengarahan harian di Ruang Pengarahan Pers James S Brady Gedung Putih di Washington, DC, pada 19 Juli 2022. - AS mengatakan Rusia bersiap mencaplok banyak wilayah Ukraina dan menyebutnya sebagai perampasan tanah ilegal.
Brendan SMIALOWSKI / AFP
“Melakukan perang adalah bisnis yang mahal,” katanya.
Kirby juga mengatakan Gedung Putih akan mengumumkan pengiriman tambahan peluncur roket bergerak HIMARS ke Ukraina dalam beberapa hari mendatang, sebagai bagian dari dukungan militer berkelanjutan pemerintahan Biden untuk pasukan Ukraina.
“Kami juga akan terus mengekspos rencana Rusia, sehingga dunia tahu bahwa setiap pencaplokan yang dimaksudkan adalah direncanakan, ilegal, dan tidak sah,” katanya.
Sebagai informasi, referendum 2014 itu dianggap tidak sah oleh 13 anggota Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 negara.
Sebuah resolusi yang menyatakan itu tidak sah diveto oleh Rusia, seorang anggota dewan.
Sementara China abstain dalam pemungutan suara.
(Tribunnews.com/Yurika)
Berita Populer
Baca tanpa iklan