Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Perjalanan Karier dan Kontroversi Sanna Marin, Perdana Menteri Termuda Finlandia

Menjadi perdana menteri termuda di Finlandia dan bahkan di dunia, Sanna Marin tak luput dari kontroversi. Baru-baru ini video pesta liarnya tersebar.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Miftah
zoom-in Perjalanan Karier dan Kontroversi Sanna Marin, Perdana Menteri Termuda Finlandia
Instagram @sannamarin
Sanna Marin, Perdana Menteri Termuda Finlandia. Menjadi perdana menteri termuda di Finlandia dan bahkan di dunia, Sanna Marin tak luput dari kontroversi. Baru-baru ini video pesta liarnya tersebar. 

Antti Rinne kemudian menunjuk Marin menteri transportasi dan komunikasi.

Namun, setelah Rinne melakukan kesalahan penanganan atas perselisihan gaji yang melibatkan layanan pos mengancam pembubaran pemerintah koalisi, ia mengundurkan diri.

Marin menggantikannya sebagai perdana menteri pada 10 Desember 2019.

Saat itu, Marin yang berusia 34 tahun menjadi perdana menteri wanita termuda di dunia.

Ia lalu menggantikan Rinne sebagai ketua Partai Sosial Demokrat pada Agustus 2020.

Marin dianggap sebagai salah satu anggota partai yang lebih berhaluan kiri dan dikagumi karena pemikirannya yang jernih dan fokusnya pada kebijakan.

Agendanya berfokus pada menopang program kesejahteraan sosial Finlandia dan pada kesetaraan sosial dan isu-isu perubahan iklim.

Rekomendasi Untuk Anda

Kontroversi Sanna Marin

Baru-baru ini, video saat Sanna Marin berpesta liar bersama teman-temannya viral di media sosial.

Video itu seharusnya hanya dibagikan di grup terdekat, tetapi justru tersebar ke publik.

Sanna Marin pun mengungkapkan kekesalannya.

Mengutip Independent, ia bersedia menjalani tes narkoba.

Sejumlah orang mengaku mendengar ada yang menyebutkan narkoba dalam video Sanna Marin yang viral itu.

Baca juga: 2 Jet Tempur Rusia Diduga Langgar Wilayah Udara Finlandia

Marin didesak untuk tes narkoba oleh ketua Partai oposisi Finlandia, Riikka Purra, dan seorang anggota parlemen dari Partai Tengah, mitra koalisi Marin.

"Demi diskusi publik, alangkah bijaknya jika Perdana Menteri Marin Sanna secara sukarela menjalani pemeriksaan narkoba," cuit anggota parlemen Mikko Karna.

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas