Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sosok Aleksandr Dugin, Digambarkan Barat Sebagai ‘Otak Putin’ dan ‘Sengkuninya’ Moskow

Tokoh Rusia Aleksandr Dugin lolos dari pembunuhan bom mobil, setelah dirinya tidak jadi naik mobil yang sebelumnya ditumpanginya ke sebuah acara

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sosok Aleksandr Dugin, Digambarkan Barat Sebagai ‘Otak Putin’ dan ‘Sengkuninya’ Moskow
BBC
Daryana Dugina putri sekutu dekat Presiden Vladimir Putin, filsuf Alexander Dugin, tewas dalam serangan bom mobil pada Sabtu malam (20/8/2022). 

“Tentara Rusia saat ini memerangi negara-negara berdaulat yang memaksakan dunia unipolar. Kita tidak bisa kalah dalam perang ini. Jika tidak, seluruh dunia akan terbakar,” kata Dugin kepada surat kabar Turki, Turkiye Gazetesi pada bulan April.

Mengikuti jejak ayahnya

Seperti ayahnya, Dugina mendukung kampanye militer Rusia di Ukraina, sebuah negara yang ia gambarkan sebagai “negara gagal.”

Muncul di podcast 'Solovyov LIVE' hanya beberapa jam sebelum kematiannya, dia menuduh Barat mencoba memaksakan kehendaknya pada orang lain. “Operasi militer khusus [di Ukraina] adalah paku terakhir di peti mati hegemon dunia [Barat],” katanya.

Inggris memasukkan Dugina ke daftar hitam bulan ini sebagai "kontributor disinformasi yang sering dan terkenal terkait dengan Ukraina."

Penasihat presiden Ukraina Mikhail Podoliak membantah keterlibatan Kiev dalam pemboman itu. "Saya ingin menekankan bahwa Ukraina, jelas, tidak ada hubungannya dengan itu," katanya kepada media Ukraina, Minggu.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas