Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kremlin Siapkan 300 Ribu Tentara Bersenjata Jaga Garda Terdepan Yang Telah Direbut Rusia

Mereka akan ditempatkan di garda terdepan untuk mempertahankan wilayah yang telah direbut dari negara Ukraina.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kremlin Siapkan 300 Ribu Tentara Bersenjata Jaga Garda Terdepan Yang Telah Direbut Rusia
AFP/ANATOLII STEPANOV
Tim penyelamat membawa mayat seorang pria setelah sebuah bangunan hancur sebagian setelah penembakan di Chasiv Yar, Ukraina timur, pada 10 Juli 2022. - Bangunan empat lantai itu dihantam oleh rudal Badai Rusia, Pavlo Kyrylenko, gubernur wilayah Donetsk bahwa tentara Rusia sedang berusaha untuk menaklukkan, mengatakan pada 10 Juli 2022 di Telegram. (Photo by Anatolii Stepanov / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM -- Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan, militer Rusia sedang mempersiapkan sebanyak 300.000 tentara cadangan untuk berjuang di garis depan.

Mereka akan ditempatkan di garda terdepan untuk mempertahankan wilayah yang telah direbut dari negara Ukraina.

"Pasukan yang baru tiba akan digunakan untuk mempertahankan garis kontak antara pasukan Moskow dan Ukraina, yang panjangnya hampir 1.000 kilometer," kata Shoigu, Rabu (21/9/2022).

Rusia telah menggagalkan semua upaya Ukraina untuk melancarkan serangan di selatan negara itu, Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu mengatakan pada hari Rabu, menambahkan bahwa Moskow telah menimbulkan kerugian besar bagi pasukan Kiev dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Penerbangan Keluar dari Rusia Ludes Terjual setelah Putin Umumkan Mobilisasi Militer

“Semua upaya angkatan bersenjata Ukraina untuk melancarkan serangan ke arah Nikolaev dan Krivoy Rog telah dihentikan,” katanya.

Menteri juga mengungkapkan korban militer Ukraina baru-baru ini, mengklaim bahwa dalam tiga minggu terakhir Kiev telah kehilangan total lebih dari 7.000 anggota layanan tewas dan 970 unit senjata dinetralkan, termasuk 208 tank, 245 APC dan 186 kendaraan militer lapis baja lainnya, serta 15 unit senjata. pesawat militer.

Shoigu melanjutkan dengan mengatakan bahwa Moskow telah mentransfer pasukan dari daerah dekat kota Izium dan Balakleya di Wilayah Kharkov, timur laut Ukraina, “untuk memperkuat kemampuan menyerang militer Rusia di Donbass.”

Pada hari yang sama, Shoigu juga memperbarui total kerugian Rusia di Ukraina, menjadikannya 5.937 orang tewas. Sementara itu, ia memperkirakan kematian di pihak Ukraina sepuluh kali lebih tinggi, dengan 61.207 tentara Kiev tewas.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas