Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Vladimir Putin Umumkan Mobilisasi Parsial, 300 Ribu Pasukan Cadangan Rusia Akan Dipanggil

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial pada Rabu (21/9/2022) hari ini. Sebanyak 300 ribu pasukan cadangan akan dipanggil.

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Garudea Prabawati
zoom-in Vladimir Putin Umumkan Mobilisasi Parsial, 300 Ribu Pasukan Cadangan Rusia Akan Dipanggil
DW.com
Presiden Rusia Vladimir Putin hadir dalam St Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada Jumat (17/6/2022) - Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial pada Rabu (21/9/2022) hari ini. Sementara itu, Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu mengatakan, sebanyak 300 ribu pasukan cadangan akan dipanggil. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin telah mengumumkan mobilisasi parsial saat perang di Ukraina tengah memanas.

Putin mengatakan, perlu untuk mengambil keputusan mendesak untuk melindungi orang-orang di "tanah yang dibebaskan".

"Itulah mengapa saya meminta kementerian pertahanan untuk menyetujui mobilisasi parsial," ujar Putin, dikutip dari BBC, Rabu (21/9/2022).

Dekrit mobilisasi parsial di Rusia telah ditandatangani oleh Putin mulai Rabu hari ini.

Ia mengatakan, semua warga yang akan dimobilisasi akan berstatus sebagai angkatan bersenjata penuh.

Sementara itu, reporter Al Jazeera, Gabriel Elizondo mengatakan, pernyataan Putin merupakan 'pidato menantang'.

Baca juga: UPDATE Perang Rusia-Ukraina Hari ke-210: Donetsk, Luhansk, Kherson, Zaporizhzhia Bentuk Referendum

"Dia (Putin) menekankan bahwa itu parsial, bukan mobilisasi penuh. Seperti apa sebenarnya ini? Dia tidak mengatakannya," ungkap Elizondo, dikutip dari Al Jazeera.

"Secara umum, mobilisasi penuh berarti bahwa setiap militer (cadangan), kira-kira berusia 18-60 tahun, tidak dapat meninggalkan Rusia dan perlu bergabung dengan militer," lanjutnya.

Elizondo mengatakan pidato Putin merupakan indikasi bahwa dia ingin meningkatkan militer Rusia untuk berperang di Ukraina.

"Tidak peduli bagaimana Anda melihatnya, ini jelas merupakan eskalasi jika Anda mau, dan kesadaran bahwa mungkin Moskow membutuhkan lebih banyak pasukan di Ukraina untuk mencapai tujuan militernya," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas