Tribun

Konflik Rusia Vs Ukraina

Negara-negara Baltik Menolak Melindungi Warga Rusia yang Kabur dari Mobilisasi Militer

Latvia, Lithuania dan Estonia tidak akan menawarkan perlindungan kepada warga negara Rusia yang kabur dari perintah mobilisasi militer.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Negara-negara Baltik Menolak Melindungi Warga Rusia yang Kabur dari Mobilisasi Militer
AFP/ALEXANDER NEMENOV
Petugas polisi menahan seorang pria menyusul seruan untuk memprotes mobilisasi parsial yang diumumkan oleh Presiden Rusia, di Moskow, pada 21 September 2022. - Lebih dari 1.300 orang telah ditangkap dalam demonstrasi di seluruh Rusia menentang pengumuman Presiden Vladimir Putin tentang mobilisasi parsial warga sipil ke pertempuran di Ukraina, kata kelompok pemantau polisi pada 21 September 2022. - Latvia, Lithuania dan Estonia tidak akan menawarkan perlindungan kepada warga negara Rusia yang kabur dari perintah mobilisasi militer. (Photo by Alexander NEMENOV / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah negara Baltik mengatakan tidak akan menawarkan perlindungan kepada warga negara Rusia yang melarikan diri dari mobilisasi militer.

Negara anggota Uni Eropa, Latvia, Lithuania dan Estonia yang berbatasan dengan Rusia, menegaskan hal tersebut pada Rabu (21/9/2022).

Ini menyusul pengumuman Presiden Rusia, Vladimir Putin yang memerintahkan mobilisasi militer secara parsial.

Dengan ini, sebanyak 300.000 personel militer cadangan akan dikerahkan.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu menegaskan pemanggilan ditujukan untuk personel cadangan yang berpengalaman sebagai tentara profesional.

Sedangkan pelajar dan warga yang bertugas dalam wajib militer tidak akan dipanggil.

Baca juga: Rusia Genjot Produksi Mesin-mesin Perang Pasca Vladimir Putin Umumkan Mobilisasi Militer

Kendati demikian, tiket penerbangan langsung dari Rusia habis terjual dan harganya meroket setelah pengumuman Putin.

"Penolakan untuk memenuhi kewajiban sipil seseorang di Rusia atau keinginan untuk melakukannya tidak merupakan alasan yang cukup untuk diberikan suaka di negara lain," kata Menteri Luar Negeri Estonia, Urmas Reinsalu dalam email kepada Reuters

Menteri Luar Negeri Latvia, Edgars Rinkevics juga menyinggung hal yang sama.

Dalam cuitannya di Twitter, Rinkevics mengutip kekhawatiran keamanan atas penolakan tersebut.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas