Ngeri! Rudal Kim Jong Un Yang Baru Diluncurkan Bisa Mencapai Negerinya Joe Biden
Seperti tak mengindahkan peringatan negara tetangganya yaitu Jepang dan Korea Selatan serta Amerika Serikat, Korut tetap meluncurkan rudal balistik
Editor: Hendra Gunawan

Tepat setelah Menteri Luar Negeri Korut,Choe Son Hui, mengkritik pertemuan trilateral antara AS, Korsel, dan Jepang di sela KTT
Istilah ICBM sendiri merujuk pada rudal balistik antarbenua, yang merupakan jenis persenjataan jarak jauh yang dirancang Korut untuk membawa hulu ledak nuklir, uniknya senjata ini dapat melesat jauh hingga mencapai daratan AS yang berjarak 10.000 km.
Dalam laporannya Choe mengungkap bahwa sikap yang dilakukan AS, Korsel, dan Jepang telah membawa ancaman lebih serius dan realistis bagi Korea Utara. Mengingat beberapa minggu terakhir AS dan Korea Selatan kerap melakukan langkah agresif dengan menggelar latihan militer bersama.
Hal tersebut yang kemudian mendorong Pyongyang untuk nekat menembakan rudal balistik ke semenanjung Korea, sebagai bentuk pertahanan diri. Dalam uji coba tersebut Korut diketahui turut menyematkan hulu ledak nuklir mini untuk menyerang Korea Selatan dan Jepang.
Baca juga: Korea Utara Kembali Tembakkan Rudal Balistik Jarak Jauh, Jepang Desak Warganya Berlindung
Penggunaan senjata ICBM terakhir kali dilakukan Korea Utara pada 3 November lalu, namun rudal tersebut gagal mendarat dan hancur di ketinggian.
Meski Korut menyangkal isu tersebut, namun setelah diidentifikasi oleh pihak Korea Utara rudal ICBM itu merupakan varian dari Hwasong-15, yang pertama kali diujicobakan Korut pada tahun 2017.
Sebagai informasi uji coba tes serangan nuklir telah dilakukan Korut sejak tahun lalu, tercatat setidaknya negara pimpinan Kim Jong Un ini telah menembakkan lebih dari 60 rudal balistik.