Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kunjungan Raja Charles III ke Prancis Ditunda Saat Aksi Protes Berujung Kekerasan Meluas

Kunjungan kenegaraan Raja Inggris Charles III ke Prancis, yang akan menjadi perjalanan pertamanya sebagai Raja yang duduk di takhta, telah ditunda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Kunjungan Raja Charles III ke Prancis Ditunda Saat Aksi Protes Berujung Kekerasan Meluas
AFP/DANIEL LEAL
Reaksi Raja Inggris Charles III saat ia menyapa anggota masyarakat di kerumunan setibanya di Istana Buckingham di London, pada 9 September 2022, sehari setelah Ratu Elizabeth II meninggal pada usia 96 tahun. - Ratu Elizabeth II, yang terpanjang -melayani raja dalam sejarah Inggris dan ikon yang langsung dikenali oleh miliaran orang di seluruh dunia, meninggal di tempat peristirahatannya di Dataran Tinggi Skotlandia pada 8 September. (Photo by Daniel LEAL / AFP) 
Memuat video…

Pemerintah Prancis mengatakan bahwa 903 kebakaran terjadi di Paris pada Kamis kemarin, di mana sampah tidak terkumpul sejak 6 Maret lalu karena akdi pemogokan yang dilakukan oleh pemulung.

Protes yang meluas ini sebenarnya dipicu oleh rencana pemerintah Macron untuk memperkenalkan reformasi pensiun yang tidak populer, yang sebagian akan meningkatkan usia pensiun dari 62 menjadi 64 tahun.

Pemerintahnya menggunakan kekuatan konstitusional khusus untuk mendorong Undang-undang (UU) tersebut melalui parlemen tanpa pemungutan suara.

Hal ini menyebabkan diajukannya mosi tidak percaya pada pemerintahan Macron dari tokoh-tokoh oposisi, yang nyaris bertahan pada awal pekan ini.

Baca juga: Lebih dari 1 Juta Orang di Prancis Protes Reformasi Pensiun Emmanuel Macron

Mosi tidak percaya kedua juga diajukan pada minggu ini oleh Pemimpin Partai Nasional sayap kanan, Marine Le Pen, meskipun ini juga tidak berhasil.

Sumber

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas