Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tentara dan Paramiliter Sudan Bentrok, Setidaknya 25 Warga Tewas, Pesawat di Bandara Terbakar

Bentrok pecah antara tentara reguler Sudan dan paramiliter RSF, kedua belah pihak saling memperebutkan bandara dan istana presiden.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Tentara dan Paramiliter Sudan Bentrok, Setidaknya 25 Warga Tewas, Pesawat di Bandara Terbakar
AFP
Asap tebal mengepul di atas gedung-gedung di sekitar bandara Khartoum pada 15 April 2023, di tengah bentrokan di ibu kota Sudan. Ledakan mengguncang ibu kota Sudan pada 15 April ketika paramiliter dan tentara reguler saling menyerang pangkalan satu sama lain, beberapa hari setelah tentara memperingatkan negara itu berada pada titik balik yang "berbahaya". 

Dua maskapai besar, maskapai Saudi milik negara Saudia dan Egyptair Mesir, menangguhkan penerbangan masuk dan keluar sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Sebuah pesawat Saudia yang bersiap lepas landas dari bandara Khartoum diserang selama bentrokan.

Video beredar di media sosial menunjukkan pesawat terbakar di landasan.

Baku tembak antara pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) dan angkatan militer negara di Afrika Utara itu pecah pada Sabtu (15/4/20123) yang diwarnai pembakaran 2 pesawat di bandara .
Baku tembak antara pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) dan angkatan militer negara di Afrika Utara itu pecah pada Sabtu (15/4/20123) yang diwarnai pembakaran 2 pesawat di bandara . (Twitter)

Warga berdiam di rumah mereka saat asap hitam dari tembakan senjata berat menutupi area ibu kota.

Warga sipil yang terluka mulai berdatangan ke rumah sakit.

Orang-orang menggambarkan suasana kacau di Khartoum dan kota kembarnya Omdurman, di mana tembakan terdengar di lingkungan padat penduduk.

"Api dan ledakan ada di mana-mana," kata Amal Mohamed, seorang dokter di rumah sakit umum di Omdurman.

Rekomendasi Untuk Anda

"Semua berlari dan mencari perlindungan."

"Khartoum telah menjadi medan pertempuran," kata Tahani Abass, seorang advokat hak asasi manusia terkemuka Sudan yang tinggal dekat dengan markas besar militer.

"Situasinya sangat mengerikan, dan kami tidak tahu kapan akan berakhir."

Dalam file foto yang diambil pada 8 Juni 2022, komandan paramiliter RSF Sudan, Jenderal Mohamed Hamdan Daglo (Hemedti), sekarang wakil pemimpin militer de facto, menghadiri pertemuan di Khartoum. Tentara Sudan mengatakan pada 15 April 2023 bahwa paramiliter menyerang pangkalannya di Khartoum dan di tempat lain, tak lama setelah paramiliter mengatakan kamp mereka diserang oleh tentara reguler.
Dalam file foto yang diambil pada 8 Juni 2022, komandan paramiliter RSF Sudan, Jenderal Mohamed Hamdan Daglo (Hemedti), sekarang wakil pemimpin militer de facto, menghadiri pertemuan di Khartoum. Tentara Sudan mengatakan pada 15 April 2023 bahwa paramiliter menyerang pangkalannya di Khartoum dan di tempat lain, tak lama setelah paramiliter mengatakan kamp mereka diserang oleh tentara reguler. (ASHRAF SHAZLY / AFP)

Di mana pertempuran terjadi?

Pertempuran dimulai di sebuah pangkalan militer di selatan Khartoum, ibu kota Sudan.

Tentara Sudan dan RSF saling menuduh memulai serangan.

Bentrokan kemudian menyebar ke seluruh ibu kota, termasuk di sekitar markas militer, bandara, dan istana presiden.

Saksi melaporkan baku tembak terjadi di banyak bagian negara di luar ibu kota, termasuk baku tembak di kota utara Merowe dan bentrokan di kota El Fasher dan Nyala di Darfur.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas