Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pasukan Rusia Mundur ke Utara Bakhmut setelah Ukraina Luncurkan Serangan

Pasukan Rusia mundur ke utara Bakhmut pada Jumat (12/5/2023), setelah Ukraina luncurkan serangan dengan kekuatan 1.000 pasukan dan 40 tank.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Pasukan Rusia Mundur ke Utara Bakhmut setelah Ukraina Luncurkan Serangan
AFP/ARIS MESSINIS
Prajurit Ukraina bersiap untuk bergerak ke garis depan dekat kota Bakhmut, pada 8 Maret 2023, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by Aris Messinis / AFP) - Rusia mengakui pasukannya mundur ke utara Bakhmut pada Jumat (12/5/2023). Rusia mengatakan mereka akan mencari posisi yang lebih menguntungkan. 

TRIBUNNEWS.COM - Rusia mengakui pasukannya telah mundur ke utara Bakhmut pada Jumat (12/5/2023).

Kemunduran ini menyusul laporan terbaru soal kemajuan Ukraina di sekitar Bakhmut.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, mengatakan Ukraina telah melancarkan serangan di utara Bakhmut dengan lebih dari 1.000 tentara dan hingga 40 tank.

Skala ini, yang jika dikonfirmasi akan menjadi serangan Ukraina terbesar sejak November 2022.

Rusia telah memukul mundur 26 serangan dari Ukraina.

Namun, pasukan Rusia di satu daerah telah mundur untuk berkumpul kembali di posisi yang lebih menguntungkan di dekat waduk Berkhivka di barat laut Bakhmut.

Baca juga: Bela Rusia, Erdogan Kecam Kilicdaroglu yang Tuduh Kremlin Ikut Campur Pemilu Turki 2023

Pada Kamis (11/5/2023), pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin mengatakan serangan balasan Ukraina telah dimulai di Bakhmut, dikutip dari CNBC.

Rekomendasi Untuk Anda

Menanggapi pertanyaan media Rusia tentang antisipasi serangan balik Ukraina, Yevgeny Prigozhin mengatakan operasi Ukraina sebagian berhasil.

Satu hari kemudian, Jumat (12/5/2023), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan mereka membutuhkan lebih banyak waktu unuk memulai serangan balasan.

Ukraina, kata Presiden Zelensky, masih menunggu senjata berat dari mitra Baratnya.

Namun, Yevgeny Prigozhin mengatakan pernyataan Presiden Zelensky hanyalah menipu.

Pada awal pekan ini, Yevgeny Prigozhin menuduh pasukan Rusia melarikan diri dari pinggiran barat daya Bakhmut.

Seorang prajurit Ukraina menyiapkan peluru artileri 155mm di dekat Bakhmut, Ukraina timur, pada 17 Maret 2023, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by Aris Messinis / AFP)
Seorang prajurit Ukraina menyiapkan peluru artileri 155mm di dekat Bakhmut, Ukraina timur, pada 17 Maret 2023, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Photo by Aris Messinis / AFP) (AFP/ARIS MESSINIS)

Baca juga: Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev: Nasib Zelenskyy akan Berakhir Sama Seperti Hitler

Ukraina Klaim Maju 2 Kilometer di Bakhmut

Pada Kamis (11/5/2023), Ukraina mengatakan pasukannya menerobos formasi Rusia yang maju di barat laut Bakhmut.

Rekaman geolokasi menunjukkan pasukan Ukraina melakukan serangan balik di dekat Khromove dan Bila Hora, permukiman barat dan barat daya Bakhmut, dikutip dari CNBC.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas