Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Rusia Sebut Kelompok Sabotase Ukraina Serang Wilayah Belgorod, 8 Warga Terluka

Gubernur Belgorod di Rusia, Vyacheslav Gladkov mengatakan kelompok sabotase Ukraina menyerang wilayah Belgorod, yang berbatasan dengan Ukraina.

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Sri Juliati
zoom-in Rusia Sebut Kelompok Sabotase Ukraina Serang Wilayah Belgorod, 8 Warga Terluka
Alexander NEMENOV / AFP
Seorang pria berjalan melewati monumen tentara yang tewas dalam perang di Afghanistan dan Chechnya di desa Shebekino di luar Belgorod, beberapa kilometer dari perbatasan Ukraina, pada 27 Januari 2022. - Gubernur Belgorod Oblast di Rusia, Vyacheslav Gladkov mengatakan kelompok sabotase Ukraina menyerang Belgorod. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Belgorod Oblast, Vyacheslav Gladkov, mengatakan kelompok sabotase Ukraina menyerang Belgorod, Rusia, pada Senin (22/5/2023).

Vyacheslav Gladkov mengatakan delapan warga sipil terluka akibat serangan itu.

“Kelompok sabotase VSU (angkatan bersenjata Ukraina) memasuki wilayah distrik Grayvoron,” tulis Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, di Telegram.

“Angkatan bersenjata Rusia, bersama dengan dinas perbatasan, Rosgvardiya, dan Dinas Keamanan Federal, mengambil tindakan yang diperlukan untuk melenyapkan musuh. Saya akan melaporkan detailnya,” lanjutnya.

Pejabat Rusia itu mengunjungi rumah sakit untuk memeriksa pasien, menurut postingannya di saluran Telegram, dikutip dari The Moscow Times.

Vyacheslav Gladkov membenarkan, sebagian besar warga telah meninggalkan distrik Grayvoron di Belgorod menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi yang disediakan oleh pihak berwenang.

“Saya berharap militer kita segera menyelesaikan operasi dan wilayah-wilayah Belgorod dibebaskan dari musuh,” katanya.

Baca juga: Perang Ukraina: Citra satelit ungkap pertahanan Rusia jelang serangan balik

Berita Rekomendasi

Sebelumnya, pihak berwenang di Belgorod mengatakan pada Senin (22/5/2023), sebuah drone telah menjatuhkan alat peledak di sebelah bangunan tempat tinggal di kota Novaya Tavolzhanka, yang terletak di perbatasan dengan wilayah Kharkiv Ukraina.

Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, mengatakan tidak ada yang terluka dan tidak ada bangunan yang rusak.

Ia mengatakan kru darurat berada di tempat kejadian setelah ledakan itu.

Gubernur itu tidak mengatakan apakah drone itu berasal dari Ukraina.

Ukraina membantah terlibat dalam serangan ke wilayah Rusia.

"Ukraina menyaksikan peristiwa di wilayah Belgorod Rusia dengan minat dan sedang mempelajari situasinya, tetapi tidak ada hubungannya dengan itu," kata Mikhaylo Podolyak, penasihat presiden Ukraina.

Foto selebaran ini diposting pada 14 Oktober 2022 di akun Telegram gubernur wilayah Belgorod Rusia menunjukkan api yang berasal dari pembangkit listrik di Belgorod setelah penembakan Ukraina pada 14 Oktober 2022. Sebuah gardu listrik di kota Belgorod Rusia , di dekat perbatasan, dibakar oleh serangan Ukraina pada 14 Oktober 2022, kata gubernur regional Vyacheslav Gladkov.
Foto selebaran ini diposting pada 14 Oktober 2022 di akun Telegram gubernur wilayah Belgorod Rusia menunjukkan api yang berasal dari pembangkit listrik di Belgorod setelah penembakan Ukraina pada 14 Oktober 2022. Sebuah gardu listrik di kota Belgorod Rusia , di dekat perbatasan, dibakar oleh serangan Ukraina pada 14 Oktober 2022, kata gubernur regional Vyacheslav Gladkov. (STRINGER / TELEGRAM / VVGLADKOV / AFP)

Baca juga: Mengapa Bakhmut Jadi Titik Pertempuran Penting dalam Perang Rusia vs Ukraina?

Belgorod Perketat Aturan soal Terorisme

Sebelumnya, Vyacheslav Gladkov mengatakan dua orang terluka parah akibat penembakan di desa Glotovo, yang terletak di distrik Grayvoronsky.

Sebelumnya pada hari itu, Gubernur Vyacheslav Gladkov menetapkan peraturan "operasi anti-terorisme" di daerah Belgorod atas insiden itu.

Peraturan itu memberikan kekuatan tambahan untuk penegakan hukum dan membatasi kebebasan sipil tertentu.

Polisi sekarang dapat memeriksa dokumen dan kendaraan hanya berdasarkan kecurigaan, melarang lalu lintas di area yang ditentukan, membatasi layanan telekomunikasi, mengizinkan prajurit yang ikut serta dalam operasi untuk memasuki properti pribadi dengan bebas, dan sebagainya.

Vyacheslav Gladkov tidak memberikan perkiraan berapa lama rezim khusus itu akan berlaku.

Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato selama parade militer Hari Kemenangan di Lapangan Merah di Moskow tengah pada 9 Mei 2023. Rusia merayakan peringatan 78 tahun kemenangan atas Nazi Jerman selama Perang Dunia II.
Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato selama parade militer Hari Kemenangan di Lapangan Merah di Moskow tengah pada 9 Mei 2023. Rusia merayakan peringatan 78 tahun kemenangan atas Nazi Jerman selama Perang Dunia II. (Gavriil GRIGOROV / SPUTNIK / AFP)

Baca juga: Presiden Zelenskyy di Jepang: Semoga Rusia Menjadi Agresor Terakhir di Dunia

Kremlin Akui Adanya Serangan di Wilayah Rusia

Insiden itu diakui oleh Pemerintahan Rusia di Kremlin.

Kremlin mengatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin telah diberitahu tentang dugaan serangan lintas batas di Belgorod.

"Kementerian Pertahanan, FSB (dinas keamanan Rusia) dan dinas perbatasan melaporkan kepada presiden Rusia...tentang upaya kelompok sabotase Ukraina untuk masuk ke wilayah Belgorod," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada kantor berita Rusia, Senin (22/5/2023).

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov (Sergei Bobylev/TASS)

Peskov mengatakan serangan itu dirancang untuk "mengalihkan perhatian" dari Bakhmut dan "meminimalkan" hilangnya Ukraina atas kota timur, yang diklaim telah direbut Moskow.

Dmitry Peskov, menyatakan pada hari sebelumnya, Minggu (21/5/2023), militer Rusia, Garda Nasional, agen patroli perbatasan, dan Dinas Keamanan Federal (FSB) mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menghancurkan musuh.

Dmitry Peskov juga mengklaim, serangan itu sebagian besar memiliki tujuan politik karena terjadi setelah jatuhnya benteng Donbass di Bakhmut ke tangan Rusia.

Klaim perebutan kota Bakhmut telah dibantah oleh Ukraina.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Konflik Rusia VS Ukraina

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas