Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

PMI Meninggal di Tambak Udang di Korsel, BP2MI Tunggu Proses Pemulangan

Mendiang DP bekerja di tambak udang di daerah Shinan-gun, Jeollanam-do, selama kurang lebih 3 bulan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in PMI Meninggal di Tambak Udang di Korsel, BP2MI Tunggu Proses Pemulangan
Ist
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani membenarkan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang meninggal di tambak udang di Korea Selatan (Korsel).

Saat ini pihaknya masih menunggu proses kepulangan WNI yang diketahui ditemukan meninggal di Docho-myeon, Shinan-gun, Jeollanam-do pada 26 Juni 2023 lalu itu.

"Karena sepanjang WNI ada di luar negeri itu tanggung jawab sepenuhnya ada di perwakilan RI, kita hanya koordinasi," kata Benny saat ditemui di kantor BP2MI, Jakarta, Minggu (2/7/2023).

"Setelah tiba di Indonesia menjadi tanggung jawab BP2MI untuk mengembalikan PMI, baik yang kategori sakit, meninggal, atau terkenadala, ke kampung halaman mereka," lanjutnya.

Sebelumnya beredar kabar di Twitter, pria warga negara Indonesia (WNI) berusia 39 tahun, yang bekerja di sektor perikanan G-to-G pemegang Visa E9 berinisial DP  ditemukan dalam keadaan meninggal tenggelam, dan tidak dapat diselamatkan.

Baca juga: Satgas TPPO Polres Sambas Gagalkan Pengiriman 3 Calon PMI asal Lampung Secara Ilegal

Kasusnya tersebut sudah ditangani oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita sudah mendapatkan laporan itu. Kita punya tim quick respon yang dipimpin oleh pak Mukarom. Sudah berkoordinasi dengan pihak negara setempat, perwakilan dan dalam penanganan pihak perwakilan kita," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun KBRI Seoul dari pihak pemilik tambak, kepolisian dan rumah sakit, mendiang DP bekerja di tambak udang di daerah Shinan-gun, Jeollanam-do, selama kurang lebih 3 bulan.

Tanggal 26 Juni 2023, DP memberikan makanan untuk udang di tambak dari perahu, pada pukul 16.30 waktu setempat. 

Namun, pada pukul 18.50, pemilik tambak mendapati perahu kosong.

Tak terlihat tanda-tanda keberadaan sang pegawai.

Pemilik tambak kemudian melaporkan hal tersebut kepada tim SAR.

Setelah dilakukan pencarian, DP ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dasar tambak, pada pukul 20.05.

Kepala BP2MI membenarkan bahwa mayat korban saat ini tengah dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas