Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Huawei Rilis Ponsel Baru, Ini Alasan Apple dan Amerika Serikat Khawatir

Ponsel terbaru Huawei, Mate 60 Pro, sedang menarik perhatian para pecinta teknologi di Tiongkok. AS dan Apple alami kekhawatiran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Huawei Rilis Ponsel Baru, Ini Alasan Apple dan Amerika Serikat Khawatir
Gizmochina
Huawei menjalin kemitraan dengan sejumlah pembuat mobil asal China untuk memproduksi mobil listrik Aito. Ponsel terbaru Huawei, Mate 60 Pro, sedang menarik perhatian para pecinta teknologi di Tiongkok. AS dan Apple alami kekhawatiran. 

Anggota parlemen dan FBI berpendapat bahwa Huawei merupakan ancaman terhadap keamanan nasional, sementara AT&T dan Verizon berhenti mendistribusikan perangkat Huawei pada tahun 2018.

Huawei menjalin kemitraan dengan sejumlah pembuat mobil asal China untuk memproduksi mobil listrik Aito.
Huawei menjalin kemitraan dengan sejumlah pembuat mobil asal China untuk memproduksi mobil listrik Aito. (Gizmochina)

Alasan Dibatasi

Pertumbuhan pesat perusahaan Huawei disertai dengan kekhawatiran AS mengenai hubungannya dengan pemerintah Tiongkok, serta ketakutan akan spionase.

Pada tahun 2019, AS menyatakan Huawei memiliki risiko keamanan dan memberlakukan kontrol ekspor terhadap penjualan teknologi AS kepada perusahaan tersebut.

Mengenal Mate 60 Pro

Mate 60 Pro adalah ponsel terbaru di jajaran smartphone Mate Huawei.

Ponsel baru ini menunjukkan chip 7nm yang dibuat oleh SMIC, yang dianggap mewakili tonggak desain dan manufaktur buatan Tiongkok, kata TechInsights.

Rekomendasi Untuk Anda

Huawei mulai menerima pesanan ponsel baru tersebut pada Jumat (8/9/2023) dan akan mengirimkan perangkat tersebut pada tanggal 9 Oktober 2023.

Tes kecepatan menunjukkan bahwa Mate 60 Pro mampu mengunduh lebih cepat daripada ponsel 5G terbaik yang saat ini ada di pasaran.

Ponsel ini juga memiliki dukungan satelit, layar OLED 6,82 inci, baterai 5.000mAh, dan harga mulai dari 900 dolar AS (Rp13,8 juta).

Dampak terhadap iPhone

Ponsel Huawei terbaru hadir di saat yang sensitif bagi Apple, yang diperkirakan akan meluncurkan ponsel terbarunya, iPhone 15, pada hari Selasa (12/9/2023).

Pada saat yang sama, Tiongkok adalah salah satu pasar terpenting Apple, menyumbang sekitar 20 persen pendapatannya.

Selain persaingan baru dari Huawei, Apple juga menghadapi pembatasan baru dari pemerintah Tiongkok, dengan adanya laporan bahwa pegawai pemerintah dilarang menggunakan iPhone.

Berita tentang larangan tersebut mengakibatkan saham Apple kehilangan nilai pasar sekitar 200 miliar dolar AS (Rp3,06 triliun) pekan ini.

(Tribunnews.com/Deni)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas