Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Inggris Kerahkan Kapal dan Pesawat Pengintai untuk Bantu Israel

Tim militer dan diplomatik Inggris juga akan mendukung mitra internasional untuk membangun kembali keamanan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
zoom-in Inggris Kerahkan Kapal dan Pesawat Pengintai untuk Bantu Israel
Daniel LEAL / AFP
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, LONDON – Pemerintah Inggris dikabarkan siap untuk mengirimkan dua kapal milik Angkatan Lautnya dan pesawat pengintai ke Mediterania timur untuk membantu Israel dan memperkuat stabilitas regional.

Paket militer yang mencakup pesawat pengintai P8, aset pengawasan lainnya, dua kapal tambahan, tiga helikopter Merlin dan satu kompi Marinir Kerajaan akan bersiaga di wilayah tersebut untuk memberikan dukungan praktis kepada Israel.

“Kita harus tegas dalam memastikan kejadian mengerikan yang kita lihat pekan ini tidak terulang kembali,” kata Rishi Sunak, Perdana Menteri Inggris.

Baca juga: Qatar Ancam Stop Pasokan Gas Gegara Perang Israel, Eropa Ketar-ketir

“Bersama sekutu kami, pengerahan militer kelas dunia kami akan mendukung upaya menjamin stabilitas regional dan mencegah eskalasi lebih lanjut,” sambungnya.

Sunak lebih lanjut mengatakan tim militer dan diplomatik Inggris juga akan mendukung mitra internasional untuk membangun kembali keamanan dan memastikan bantuan kemanusiaan mencapai wilayah tersebut.

“Tim militer Inggris di Israel, Siprus dan seluruh kawasan juga akan diperkuat untuk mendukung perencanaan darurat,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Sunak telah berbicara dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi untuk memahami gambaran regional yang lebih luas dan menggarisbawahi pentingnya mendukung warga sipil untuk meninggalkan Gaza.

Dia juga dijadwalkan berbicara dengan para pemimpin Eropa utara tentang Israel pada pertemuan pertahanan Pasukan Ekspedisi Gabungan di Swedia pada Jumat (13/10/2023).

Para pemimpin diperkirakan akan membahas perlunya stabilitas di Timur Tengah, sekaligus tetap fokus untuk mendukung pertahanan Ukraina melawan Rusia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas