Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Rusia Komentari Joe Biden: Tatanan Dunia Baru yang Berpusat di AS Sudah Kuno

Juru bicara Rusia, Dmitry Peskov mengomentari Presiden AS Joe Biden, tatanan dunia baru yang terpusat pada AS sudah ketinggalan zaman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Rusia Komentari Joe Biden: Tatanan Dunia Baru yang Berpusat di AS Sudah Kuno
Sergei BOBYLYOV / POOL / AFP
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menghadiri pertemuan Presiden Rusia dengan Perdana Menteri Irak di Kremlin di Moskow pada 10 Oktober 2023. -- Jubir Rusia mengomentari Joe Biden, tatanan dunia baru yang berpusat di AS sudah ketinggalan zaman. 

TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Rusia, Dmitry Peskov, mengkritik pernyataan Presiden AS, Joe Biden, yang menyatakan AS harus menjadi kekuatan pendorong terciptanya tatanan dunia baru.

Menurut Dmitry Peskov, misi seperti itu sudah ketinggalan zaman.

"Saya setuju dengan perlunya tatanan dunia baru, tapi setiap sistem baru harus bebas dari pemusatan seluruh mekanisme pemerintahan dunia di tangan satu negara," katanya.

Dmitry Peskov mengatakan, tujuan global seperti itu tidak harus terpusat di AS.

“Pada bagian ini kami tidak setuju. Apa pun tatanan dunia baru yang diimpikan Amerika, itu berarti tatanan dunia yang berpusat pada Amerika. Dunia yang berputar di sekitar Amerika Serikat. Ini tidak akan terjadi lagi,” katanya.

Ia mengatakan aturan seperti itu harus didasarkan pada hukum internasional, bukan aturan sewenang-wenang, dikutip dari Al Jazeera.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-608: Rusia Berupaya Blokir Jalur Ukraina di Avdiivka

Joe Biden: AS Jadi Pelopor Tatanan Baru Dunia

Rekomendasi Untuk Anda

Pernyataan Dmitry Peskov menanggapi pidato Presiden AS Joe Biden pada Jumat (20/10/2023), di mana ia membahas keterlibatan AS dalam krisis luar negeri mulai dari Ukraina, Taiwan hingga Israel.

Joe Biden sesumbar dengan kemampuan AS yang terlibat berbagai konflik dan bertindak sebagai penyelamat, yang menurutnya menuju pada perdamaian.

Ia menyebut peran AS dalam meyakinkan Jepang dan Korea Selatan untuk memberi bantuan keuangan kepada Ukraina.

“Jadi, saya pikir kita punya peluang untuk melakukan sesuatu, jika kita cukup berani dan cukup percaya diri, untuk menyatukan dunia dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Joe Biden di hadapan pendukungnya di Washington, Jumat (20/10/2023).

WASHINGTON, DC - 23 OKTOBER: Presiden AS Joe Biden berbicara dalam sebuah acara di Auditorium Pengadilan Selatan di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower di Gedung Putih pada 23 Oktober 2023 di Washington, DC.
WASHINGTON, DC - 23 OKTOBER: Presiden AS Joe Biden berbicara dalam sebuah acara di Auditorium Pengadilan Selatan di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower di Gedung Putih pada 23 Oktober 2023 di Washington, DC. (ANNA MONEYMAKER / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Baca juga: Zelensky Minta Pasukan Ukraina Maju 500 Meter per Hari, Demi Yakinkan Sekutu

Joe Biden mengatakan tatanan dunia dalam setengah abad terakhir sudah kehabisan tenaga.

“Kami berada dalam periode pasca-perang selama 50 tahun di mana hal ini berjalan dengan sangat baik, namun hal tersebut membuat dunia seperti kehabisan tenaga. Kita membutuhkan tatanan dunia yang baru,” lanjutnya, dikutip dari Reuters.

Menurut Joe Biden, AS perlu menyatukan dunia dalam tatanan baru untuk menciptakan perdamaian.

“Saya pikir kita memiliki peluang nyata untuk menyatukan dunia dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya dan meningkatkan prospek perdamaian, bukan mengurangi prospek perdamaian,” kata Joe Biden.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas