Israel Nyaris Sepenuhnya Tarik Mundur Pasukan dari Gaza Utara, Al-Qassam Kepung IDF di Bani Suhaila
Penarikan pasukan Israel hampir selesai dari Kota Gaza Utara. tentara pendudukan Israel hanya tinggal tersisa di dua wilayah.
Penulis: Hasiolan Eko P Gultom

Israel Nyaris Sepenuhnya Tarik Mundur Pasukan dari Gaza Utara, Al-Qassam Kepung IDF di Bani Suhaila
TRIBUNNEWS.COM - Israel dilaporkan hampir sepenuhnya menyelesaikan penarikan pasukan dari posisi mereka di Gaza, khususnya di wilayah Kegubernuran Utara di Jalur Gaza utara.
Laporan narasumber lapangan yang dilansir Al Mayadeen menyebut, tentara pendudukan Israel hanya tinggal tersisa di dua wilayah.
Dua wilayah di mana pasukan Israel masih mempertahankan kehadirannya adalah wilayah al-Tawam dan Menara al-Makousi, yang membentang dari utara Jalur Gaza hingga Kota Gaza.
Baca juga: Penarikan Tentara Israel dari Gaza Bukan untuk Berhenti Tapi Awal dari Perang Total Lawan Hizbullah
"Daerah tersebut merupakan jalur pasokan dan penarikan penting bagi pasukan pendudukan Israel," kata sumber tersebut kepada Al Mayadeen.
Sumber tersebut juga mengungkapkan, pasukan IDF tidak mundur dari Jalan 10, yang memotong antara Kota Gaza dan Jalur Gaza tengah.
Adapun kelompok milisi pembebasan Palestina di Gaza dilaporkan secara teratur terus melakukan perlawanan terhadap pasukan pendudukan Israel di wilayah utara dan Gaza.
"Tekanan-tekanan ini menghalangi pasukan pendudukan Israel untuk membangun posisi aman, mendorong mereka untuk mundur menuju "Netzarim"," tulis laporan Al Mayadeen.
Baca juga: Pertahanankan Posisi di Khuzaa, Brigade Al-Qassam Ledakkan Ladang Ranjau di Pasukan Infanteri Israel
Sumber tersebut menunjukkan wilayah al-Bureij, al-Nuseirat, al-Maghazi, al-Mughraqa, dan Juhr al-Dik di Jalur Gaza tengah menjadi lokasi pertempuran berhias penembakan artileri Israel yang intens.
Sumber tersebut juga mengatakan, wilayah Khan Younis menjadi arena konfrontasi paling sengit, terutama di wilayah tengahnya, di mana gerak laju Israel masih sangat lambat.
"Di sebelah timur Khan Younis, dekat tembok pemisah dengan wilayah pendudukan, di kota Khuzaa, Aabsan, dan Bani Suhaila, pasukan pendudukan belum mampu mencapai kemajuan apa pun karena operasi militer dari milisi Perlawanan," ungkap laporan tersebut.
Di wilayah paling selatan Rafah, “pemboman udara terjadi secara berkala tanpa serangan darat, dan serangan udara terus berlanjut di seluruh sektor namun dengan intensitas rendah.”
Baca juga: Puluhan Tentara IDF Dihujani Peluru Saat Istirahat, Brigade Al-Qassam Rebut Kendali Drone Israel

Laporan Brigade Al-Qassam: Kepung IDF di Bani Suhaila
Sekembalinya dari garis depan, pasukan Brigade al-Qassam melaporkan sejumlah operasi sukses yang dilakukan melawan pasukan pendudukan Israel di Khan Younis, Khuzaa, dan Bani Suhaila.
Di sebelah timur kota Khan Younis di Bani Suhaila, pejuang al-Qassam melenyapkan pasukan infanteri Israel yang terdiri dari delapan tentara, dari jarak dekat.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.