Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Populer Internasional: Netanyahu Mulai Diragukan Sekutunya - Israel Sebar Pamflet di Gaza Selatan

Rangkuman berita populer internasional, di antaranya PM Israel Benjamin Netanyahu semakin dijauhi sekutu-sekutunya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
zoom-in Populer Internasional: Netanyahu Mulai Diragukan Sekutunya - Israel Sebar Pamflet di Gaza Selatan
Kolase Tribunnews
Rangkuman berita populer internasional, di antaranya PM Israel Benjamin Netanyahu semakin dijauhi sekutu-sekutunya. 

Pasukan Israel (IDF) menyebarkan pamflet yang berisi foto puluhan sandera di Gaza Selatan pada hari Sabtu (20/1/2024).

Dalam selebaran tersebut, IDF meminta kepada warga untuk memberikan informasi tentang sandera yang masih berada di Gaza.

“Kamu ingin kembali ke rumah? Silakan laporkan jika Anda mengidentifikasi salah satu dari mereka,” bunyi pesan yang tertulis di selebaran, dikutip dari Al Jazeera.

Mereka juga mencantumkan nomor telepon yang dapat dihubungi dan tautuan ke situs web yang berisi foto dan nama para tawanan dalam bahasa Arab.

IDF berjanji memberikan imbalan kepada warga yang memberikan informasi tersebut.

Menurut salah satu warga Gaza, Israel melakukan langkah tersebut karena tidak dapat informasi terkait sandera yang masih berada di Gaza.

“Mereka meminta bantuan masyarakat karena mereka tidak bisa mendapatkan sandera mereka karena adanya perlawanan,” kata Abu Ali.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia mengatakan, apabila sandera ingin segera dikembalikan, maka Netanyahu harus segera mengakhiri agresi di Gaza.

“Akhiri perang, Netanyahu, dan kembalikan rakyatmu,” katanya kepada kantor berita Reuters.

Israel Sebar Pamflet di Gaza Selatan
Israel Sebar Pamflet di Gaza Selatan (Twitter)

Para tawanan yang masih berada di Gaza selatan diambil selama serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan.

Lebih dari 100 tawanan dibebaskan selama gencatan senjata singkat antara Israel dan Hamas pada bulan November.

Israel mengatakan 132 orang masih berada di Gaza dan 27 orang tewas di tempat sandera.

BACA SELENGKAPNYA >>>

3. Media AS Sebut Israel Gagal di Gaza: Komanda Militer IDF Frustasi, Infrastruktur Hamas Lebih Canggih

Media Amerika Serikat (AS) New York Times, menerbitkan sebuah artikel, isinya soal kegagalan agresi Israel di Gaza.

Artikel tersebut, berdasarkan kesaksian empat pemimpin senior militer, yang berbicara tanpa menyebut nama karena tidak diizinkan untuk berbicara secara terbuka tentang pendapat pribadi mereka.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas