Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Keluarga Sandera Israel Serbu Parlemen, Minta Tawanan Dibebaskan

Keluarga sandera yang ditahan di Gaza menyerbu pertemuan parlemen Israel yang menuntut kesepakatan pembebasan

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
zoom-in Keluarga Sandera Israel Serbu Parlemen, Minta Tawanan Dibebaskan
AHMAD GHARABLI / AFP
Para pengunjuk rasa mengangkat plakat dan bendera nasional selama unjuk rasa menuntut pembebasan warga Israel yang disandera seratus hari sebelumnya oleh kelompok Hamas Palestina pada 7 Oktober, di luar Parlemen Israel di Yerusalem pada 15 Januari 2024. 

- Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah merasa sangat prihatin dengan insiden penembakan hebat di sekitar Rumah Sakit al-Amal di Khan Younis.

- Doctors Without Borders (Medecins Sans Frontieres, atau MSF) melaporkan bahwa stafnya di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis mengatakan mereka dapat merasakan “goncangan” ketika pemboman Israel semakin dekat.

- Kepala Kemanusiaan PBB Martin Griffiths mengatakan kekejaman yang terjadi di Gaza tidak akan berhenti dan rumah sakit penuh sesak, terkepung dan diserang.

- Serangan udara AS dan Inggris kembali terjadi di ibu kota Yaman, Sanaa.

- Israel telah mengusulkan gencatan senjata hingga dua bulan sebagai imbalan atas pembebasan tawanan, menurut dua pejabat Israel.

- Setidaknya 65 warga Palestina tewas di Khan Younis, Gaza selatan, pada hari Senin ketika Israel meningkatkan serangan terhadap kota tersebut.

- Setidaknya 25.295 orang telah tewas dan 63.000 orang terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober.

Rekomendasi Untuk Anda

Jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas 7 Oktober mencapai 1.139 orang.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas