Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Panglima Garda Revolusi Iran ke AS: Kami Tak Cari Perang, Tapi Tak Mundur Kalau Serangan Datang

Panglima Garda Revolusi Iran menjawab ancaman AS yang menggelorakan perang lansung ke Teheran setelah pangkalan militernya di Yordania kena bom

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Panglima Garda Revolusi Iran ke AS: Kami Tak Cari Perang, Tapi Tak Mundur Kalau Serangan Datang
Tangkap Layar AP
Panglima Korps Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Hossein Salami saat memberikan pidato di acara pemakaman korban tewas dalam peristiwa pengeboman di Kerman, 5 Januari 2024. 

Panglima Garda Revolusi Iran ke AS: Kami Tak Cari Perang, Tapi Tak Mundur Kalau Serangan Datang

TRIBUNNEWS.COM - Panglima Korps Garda Revolusi Iran, Mayor Jenderal Hossein Salami, menegaskan kalau Iran tidak bermaksud berperang dengan Amerika Serikat.

Namun, kata Salami, Iran akan mempertahankan nilai-nilai dan prinsip-prinsipnya melawan musuh-musuhnya.

“Kadang-kadang, musuh menyampaikan ancaman, dan bahkan saat ini, kami mendengar beberapa ancaman dalam pernyataan pejabat Amerika. Kami memberi tahu mereka, "Anda telah menguji kami sebelumnya di lebih dari satu tempat, dan kami saling kenal, dan kami tidak akan membiarkan agresi apa pun tanpa balasan",” kata Mayor Jenderal Salami.

Baca juga: Iran Dukung Penuh Hamas, Amir-Abdollahian: Netanyahu Tak Bisa Bertahan 10 Menit Tanpa AS

Dia menambahkan, “semua konspirasi melawan kami diatur oleh kekuatan jahat: mulai dari perang yang diberlakukan hingga sanksi, hasutan, dan perang psikologis,”.

Dia mencatat kalau Iran telah mengatasi semua konspirasi ini.

“Musuh mempersiapkan perang melawan Iran di segala bidang: militer, ekonomi, media, dan psikologis,” tambahnya.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami yakin bahwa ketidakadilan tidak akan bertahan lama, dan Palestina berada di jalur menuju kemenangan, dan Zionis akan dikalahkan.”

Utusan Iran untuk PBB: Setiap Serangan akan Direspons dengan Pembalasan Tegas

Perwakilan tetap Iran dan duta besar untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menegaskan kembali komitmen kuat Iran untuk membalas secara tegas setiap serangan terhadap negara, kepentingan, atau warga negaranya dengan dalih apa pun,

"Berbicara kepada wartawan pada Selasa (30/1/2024) malam, Iravani menekankan bahwa merupakan kebijakan mendasar Iran untuk membalas dengan tegas terhadap setiap ancaman dari musuh yang menargetkan negara tersebut," tulis laporan kantor berita IRNA.

Menanggapi spekulasi baru-baru ini mengenai pertukaran diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran, Iranani membantah kalau kalau pesan disampaikan antara kedua negara melalui perantara.

Dia mengklarifikasi bahwa tidak ada komunikasi seperti itu yang terjadi.

Baca juga: Pangkalan Militer AS Kebobolan, Kenapa Markas Rahasia Tower 22 Tak Bisa Deteksi Drone Milisi Irak?

Bantah Tuduhan AS Soal Serangan Pangkalan Militer di Yordania

Dalam sebuah surat kepada Presiden Dewan Keamanan pada Senin, utusan Iran untuk PBB, Iravani, mengklarifikasi posisi negaranya, dengan menyatakan kalau Iran tidak bertanggung jawab atas tindakan individu atau kelompok mana pun di kawasan.

Sejauh ini, media-media barat mengaitkan gerakan milisi perlawanan di berbagai teritorial, seperti Hizbullah di Lebanon, Houthi di Yaman, dan Kataib Hizbullah di Irak sebagai kelompok proksi Iran.

Terkait stigma itu, Iravani mengulangi pernyataan Iran sebelumnya, tertanggal 4 Desember 2023 dan 2 Januari 2024, menekankan,  tidak ada kelompok afiliasi, baik di Irak, Suriah, atau di tempat lain, yang beroperasi secara langsung atau tidak langsung atas nama Iran.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas