Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

IDF Klaim Bunuh 200 Pasukan Hizbullah dan Masih Upayakan Putus Rantai Pasok Amunisi dari Iran

Puluhan ribu tentara Israel diterjunkan di sepanjang perbatasan Lebanon. Mereka menargetkan anggota Hizbullah yang menyusup ke Israel.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in IDF Klaim Bunuh 200 Pasukan Hizbullah dan Masih Upayakan Putus Rantai Pasok Amunisi dari Iran
ANWAR AMRO / AFP
Pejuang Hizbullah Lebanon berparade selama tur pers di desa Aaramta, Lebanon selatan, pada 21 Mei 2023, menjelang peringatan penarikan mundur Israel dari Lebanon. 

TRIBUNNEWS.CM - Juru bicara IDF Daniel Hagari mengklaim militer Israel telah membunuh 200 anggota Hezbullah.

Capaian tersebut dikatakannya merupakan bagian dari operasi serangan yang dilancarkan secara intensif di perbatasan Lebanon.

IDF mengerahkan tiga divisi dengan puluhan ribu tentara, di sepanjang perbatasan. Mereka menargetkan anggota Hizbullah yang menyusup ke Israel.

"Kami telah menyerang lebih dari 150 kelompok (Hizbullah) dan melenyapkan lebih dari 200 anggota dan komandan mereka," kata Hagari seperti diberitakan Jerusalem Post.

Sejak awal perang, lanjut dia, IDF telah menyerang lebih dari 3.400 sasaran di Lebanon.

Tak hanya itu, IDF juga berupaya menghentikan pasokan amunisi Hizbullah dari Iran.

“Di mana pun Hizbullah berada, kami akan bertindak, di mana pun di Timur Tengah," tandasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hizbullah merupakan momok bagi Israel.

Itu terjadi sejak Israel mendeklarasikan perang terhadap Hamas sebagai balasan serangan kelompok militan tersebut pada 7 Oktober yang menewaskan lebih dari 1.000 warga sipil Israel.

Hizbullah melancarkan serangan ke utara Israel dengan dalih solidaritas terhadap perjuangan Hamas di Gaza.

Warga Israel di wilayah utara terpaksa diungsikan.

Hizbullah baru akan berhenti menyerang, jika Israel menghentikan agresinya di Gaza.

Namun, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant memperingatkan potensi penghentian perang Israel-Hamas di Gaza, tidak akan berlaku dengan Hizbullah di Lebanon.

“Jika Hizbullah berpikir bahwa ketika ada jeda pertempuran di selatan (Gaza), kami juga berhenti menembaki mereka? Itu sangat keliru,” kata Gallant seperti diberitakan Naharnet, situs berita Lebanon.

Kekuatan tempur Hizbullah

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas