Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah, Akankah Terlibat Konflik Hamas-Israel?

Dalam krisis Israel-Palestina yang sedang berlangsung, Rusia mengambil sikap pro-Palestina. Bertolak belakang dengan AS, sekutu dekat Israel.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kapal Perang Rusia Memasuki Laut Merah, Akankah Terlibat Konflik Hamas-Israel?
Dokumentasi U.S. Coast Guard
Varyag, kapal penjelajah Rudal Angkatan Laut Federasi Rusia Varyag transit menuju Jembatan Golden Gate, Jumat, 25 Juni 2010. 

Respons Rusia terhadap krisis yang sedang berlangsung dipandu oleh dua hal utama, yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

Alasan langsung atas sikap pro-Palestina yang terang-terangan muncul dari konfrontasi yang sedang berlangsung dengan Barat. Menghadapi sanksi ekonomi dan politik, Rusia mencari dukungan dari negara-negara yang kritis terhadap sanksi dan hegemoni sepihak Barat.

Ini adalah langkah strategis untuk melawan isolasi Barat yang dipimpin AS. Meskipun Hamas menerima dukungan dari berbagai negara Timur Tengah, tidak semua negara secara terbuka mendukungnya karena persaingan regional dan ideologi.

Namun hal ini tidak berlaku bagi Arab Saudi dan UEA yang menghindari sikap anti-Hamas secara terang-terangan karena simpati masyarakat terhadap Hamas dan Palestina.

Kepentingan jangka panjang dari kebijakan Rusia di Timur Tengah adalah penyelarasan strategis kepentingan-kepentingannya sambil menghindari kewajiban-kewajiban yang tidak diperlukan.

Rusia bertujuan untuk mencegah kesalahan masa lalu yang memihak satu pihak dan merugikan pihak lain di kawasan Timur Tengah yang kompleks.

Selama Perang Dingin, Rusia mendukung sosialisme pan-Arab, mempertaruhkan posisi mereka melawan monarki yang dipimpin Saudi, dan pada akhirnya menurunkan status negara tersebut sebagai non-entitas di wilayah tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Tujuannya adalah untuk menjaga fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi dalam situasi geopolitik Timur Tengah untuk menjaga kepentingan strategisnya di kawasan.

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas