Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Paskah di Tengah Perang Gaza, Gereja-gereja Yerusalem Sepi

Umat ​​Kristen di Gaza merayakan Paskah ketika serangan militer Israel terus berlanjut, sementara para peziarah menghindari Yerusalem karena perang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Paskah di Tengah Perang Gaza, Gereja-gereja Yerusalem Sepi
X Elias Khoury
Misa malam Paskah di Gaza. Umat ​​Kristen di Gaza merayakan Paskah ketika serangan militer Israel terus berlanjut, sementara para peziarah menghindari Yerusalem karena perang, sehingga gereja-gerejanya kosong. 

“Tidak heran jika terjadi perang,” kata Kasia, yang berbicara tanpa menyebutkan nama lengkapnya.

"Ini mengerikan. Mereka membunuh anak-anak di Gaza. Ini sangat salah."

Seorang pendeta Pantekosta Nigeria dari Agege dekat Lagos mengatakan perang tidak akan membuat dia berhenti tinggal selama sebulan.

Namun dia mengakui bahwa dalam 30 tahun kunjungannya, dia belum pernah melihat Kota Suci begitu sepi.

Ada lebih banyak pendeta daripada jumlah orang di Gereja Makam Suci pada Kamis Putih.

"Orang-orang takut," katanya.

Penjaga toko George Habib di Kota Tua mengatakan, Paskah yang biasanya merupakan masa tersibuknya, kini justru sepi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Tidak ada seorang pun di sini," katanya.

"Ini lebih buruk dari Covid."

"Rasanya perang ini tidak akan pernah berakhir."

Baca juga: Malaysia Ringkus Pasutri yang Pasok 6 Pistol dan 200 Peluru ke Mata-mata Mossad Israel

Update Perang Israel-Hamas

Mengutip Aljazeera, setidaknya 32.782 warga Palestina telah terbunuh dan 75.298 terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober.

Revisi jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas pada 7 Oktober mencapai 1.139 orang, dengan puluhan orang masih ditawan.

Selain itu, Hizbullah membenarkan kematian Ismail Ali al-Zin, yang menurut Israel adalah komandan unit rudal antitank kelompok itu, setelah tentara Israel mengebom sebuah mobil di desa Kounine, Lebanon selatan.

Osama Hamdan dari Hamas membantah laporan bahwa putaran baru perundingan gencatan senjata akan segera dimulai.

Ia mengatakan bahwa Israel menolak untuk menjawab tuntutan kelompok tersebut.

Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan Israel melakukan pembantaian baru dengan mengebom tenda-tenda jurnalis dan membuat orang-orang mengungsi di dalam tembok Rumah Sakit Martir Al-Aqsa.

Di Tel Aviv, puluhan ribu warga Israel turun ke jalan mengecam pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan menuntut kesepakatan segera untuk pembebasan tawanan.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas