Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Israel Mengakui Telah Membunuh Tujuh Relawan World Central Kitchen, Begini Kata Benjamin Netanyahu

Pembunuhan terhadap 7 relawan World Central Kitchen di Gaza oleh Israel dikecam oleh bangsa-bangsa seluruh dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Muhammad Barir
zoom-in Israel Mengakui Telah Membunuh Tujuh Relawan World Central Kitchen, Begini Kata Benjamin Netanyahu
X/WCKitchen
Staf World Central Kitchen yang tewas dalam serangan Israel 

Badan amal makanan yang berbasis di AS, World Central Kitchen, mengatakan pada Selasa pagi bahwa para korban termasuk warga negara Australia, Polandia, Inggris, dan warga negara ganda AS-Kanada.

Laporan tersebut tidak memberikan rincian dan mengatakan setidaknya satu warga Palestina juga tewas.

LSM tersebut mengatakan pihaknya segera menghentikan operasi di wilayah tersebut.

LSM tersebut mengatakan para pekerja sedang dalam proses mengirimkan bantuan makanan yang sangat dibutuhkan, yang tiba melalui laut pada hari Senin ketika mereka diserang pada malam itu.

Rekaman menunjukkan mayat-mayat di sebuah rumah sakit di kota Deir al-Balah, Gaza tengah. Beberapa dari mereka mengenakan alat pelindung diri dengan logo badan amal tersebut yang terlihat sangat jelas.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengutuk serangan tersebut dan menyerukan penyelidikan.
"Saya mengutuk serangan itu dan mendesak dilakukannya penyelidikan. Terlepas dari semua tuntutan untuk melindungi warga sipil dan pekerja kemanusiaan, kami melihat adanya korban baru yang tidak bersalah," tulis Borrell di X.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese membenarkan bahwa Zomi Frankcom, 44, dari Melbourne, termasuk di antara mereka yang tewas.

Rekomendasi Untuk Anda

mereka yang terbunuh dan mengatakan pemerintahnya telah meminta penjelasan dari Israel.

“Ini adalah seseorang yang menjadi sukarelawan di luar negeri untuk memberikan bantuan melalui badan amal ini bagi orang-orang yang menderita kelaparan di Gaza. Dan ini sama sekali tidak dapat diterima,” kata Albanese kepada wartawan.

“Kami ingin pertanggungjawaban penuh atas hal ini karena ini adalah tragedi yang seharusnya tidak pernah terjadi.”

Amerika Serikat mendesak dilakukannya penyelidikan yang cepat, menyeluruh, dan tidak memihak untuk memahami apa sebenarnya yang terjadi, kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kepada wartawan di Paris bersama Menteri Luar Negeri Prancis Stephane Sejourne.

“Apa yang kami berikan kepada Israel adalah untuk berbuat lebih banyak untuk melindungi kehidupan warga sipil yang tidak bersalah, baik itu anak-anak Palestina yang tidak bersalah atau pekerja bantuan.”

Kementerian Luar Negeri Polandia mengunggah kata-kata simpati yang tulus kepada keluarga seorang sukarelawan yang menawarkan bantuan kepada warga Palestina di Jalur Gaza, tanpa mengatakan bagaimana dia dibunuh.
Kementerian Luar Negeri menyatakan sedang meminta penjelasan dari Israel.

Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan pihaknya mengetahui laporan kematian seorang warga negara Inggris di Gaza dan segera mencari informasi lebih lanjut.

Datang karena Sedang Terjadi Bencana Kelaparan

World Central Kitchen telah terlibat dalam pengiriman bantuan yang tiba dengan kapal dari Siprus, dan dalam pembangunan dermaga sementara di Gaza.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas