Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

AS Khawatir Serangan Balasan Iran ke Israel

Iran juga memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) sekutu Israel agar tidak ikut campur.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in AS Khawatir Serangan Balasan Iran ke Israel
AFP/ATTA KENARE
Iran menghadiri prosesi pemakaman tujuh anggota Korps Pengawal Revolusi Islam yang tewas dalam serangan di Suriah, yang Iran salahkan pada Israel, di Teheran pada 5 April 2024. - Para Pengawal, termasuk dua jenderal, tewas dalam serangan udara pada 1 April , yang meratakan gedung konsuler Kedutaan Besar Iran di Damaskus. Upacara pemakaman tersebut bertepatan dengan peringatan tahunan Hari Quds (Yerusalem), ketika Iran dan sekutunya melakukan pawai untuk mendukung Palestina. (Photo by ATTA KENARE / AFP) 

NBC, melansir pejabat AS yang meminta anonimitas, melaporkan Pemerintahan Joe Biden khawatir penyerangan terjadi di dalam Israel, khususnya terhadap target militer atau intelijen, ketimbang pada warga sipil.

Pemerintahan Biden pun mengambil langkah tak biasa dengan berkomunikasi langsung dengan Iran bahwa AS tak menyadari serangan yang terjadi di Damaskus, Senin (1/4/2024) akan terjadi.

Hal itu diyakini bahwa AS berusaha untuk menghindari pasukan dan markas mereka di Timur Tengah diserang.

Iran telah mengatakan bahwa mereka akan mengirimkan tamparan ke Israel, yang merupakan musuh besarnya.

Namun masih belum jelas apakah Iran akan melakukan serangan secara langsung ke Israel atau melewati kelompok proksinya seperti Hizbullah, yang berbasis di Lebanon.

Serangan terhadap konsulat Iran di Damaskus, membunuh setidaknya tujuh warga Iran termasuk dua jenderal.

Meski Israel berulang kali menyerang aset yang berhubungan dengan Iran di Suriah selama beberapa bulan terakhir, ini pertama kalinya mereka melakukan serangan ke gedung diplomatik Iran.

Rekomendasi Untuk Anda

Sejak itu, Israel pun melepaskan peringatan tinggi, membatalkan cuti pulang bagi pasukan perang, memanggil wajib militer dan meningkatkan pertahanan udara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Kamis bahwa negaranya akan melukai “siapa pun yang ingin melukai kami atau berencana untuk melukai kami.”

Di Teheran, peti jenazah dua perwira Iran yang terbunuh dipajang saat orang-orang melantunkan nyanyian duka cita dan mengibarkan bendera Palestina. Ketujuh petugas tersebut diperkirakan akan dimakamkan pada Jumat malam.

Demonstrasi Hari Yerusalem di Iran diadakan setiap tahun pada hari Jumat terakhir bulan puasa Ramadhan untuk mendukung warga Palestina, yang menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan di wilayah yang direbut oleh Israel dalam perang tahun 1967.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas