Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Penyebab Ismail Haniyeh Selamat dari Serangan Udara Israel, 3 Putra dan 2 Cucunya Tewas

Israel telah membunuh tiga putra dan dua cucu Ismail Haniyeh dalam serangan udara di Jalur Gaza pada Rabu (10/4/2024).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Ini Penyebab Ismail Haniyeh Selamat dari Serangan Udara Israel, 3 Putra dan 2 Cucunya Tewas
ANWAR AMRO / AFP
Petinggi Hamas Ismail Haniyeh . Tiga putra dan dua cucunya tewas dalam serangan udara Israel. 

TRIBUNNEWS.COM, GAZA - Ismail Haniyeh, pemimpin tertinggi Hamas, menjelaskan Israel telah membunuh tiga putra dan dua cucunya dalam serangan udara di Jalur Gaza pada Rabu (10/4/2024) waktu setempat.

Al Jazeera melaporkan bahwa tiga putra  Ismail Haniye yakni Hazem, Ameer, dan Mohammed Haniyeh tewas bersama anggota keluarga lainnya.

Mobil yang mereka kendarai dirudal dari serangan Israel di dekat kamp pengungsi Shati di Kota Gaza.

Ismail Haniyeh menjelaskan kematian tiga putranya dan anggota keluarganya sebagai 'kematian syahid'.

Selamat dari Serangan Udara

Saat serangan udara terhadap keluarganya dilancarkan Israel, Ismail Haniyeh sedang berada di Qatar.

Dia diketahui sudah lama mengasingkan diri di Qatar dan memimpin pasukannya dari negara itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Timesofisrael melaporkan  Ismail Haniyeh telah berada di Qatar sejak awal mula serangan Israel 7 Oktober 2023.

Haniyeh secara luas dikenal sebagai pemimpin Hamas dan telah menjadi anggota terkemuka gerakan ini sejak 1980.

Baca juga: Benjamin Netanyahu Klaim Tidak Menyetujui Operasi Pembunuhan 3 Putra Ismael Haniyeh

Disebutkan bahwa Ismail Haniyeh telah lama tinggal di Qatar dan tak bisa disentuh Israel.

Sebelum kemenangan Hamas dalam pemilu Palestina melawan Fatah pada tahun 2006, Ismail Haniyeh bukanlah anggota terkemuka dari Hamas.

Namun setelah Hamas menang namanya mulai menanjak.

Ia terpilih sebagai kepala biro politik Hamas pada 2017.

Namun Departemen Luar Negeri AS mencap Ismail Haniyeh sebagai teroris pada 2018.

Ini bukan pertama kalinya keluarga Haniyeh terbunuh dalam perang.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas