Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Arab Saudi dan Israel akan Normalisasi Hubungan, AS: Ini Hampir Selesai

AS membantu normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel, Menlu AS Antony Blinken mengatakan hal itu hampir selesai setelah upaya berbulan-bulan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Arab Saudi dan Israel akan Normalisasi Hubungan, AS: Ini Hampir Selesai
MAYA ALLERUZZO, BANDAR AL-JALOUD / POOL / SAUDI ROYAL PALACE / AFP
Kolase foto Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kanan). --- AS bantu Israel dan Arab Saudi untuk menormalisasi hubungan. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, bertemu dengan rekan-rekannya di kawasan Teluk pada hari ini, Senin (29/4/2024).

Ia menghadiri pertemuan khusus Forum Ekonomi Dunia di Riyadh, Arab Saudi.

Antony Blinken mengatakan AS membantu Arab Saudi untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

"AS dan Arab Saudi melakukan upaya ekstensif selama sebulan terakhir dalam normalisasi antara Israel dan Kerajaan Arab Saudi," katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut, dikutip dari Al Arab.

Menteri Luar Negeri AS itu menekankan bahwa upaya normalisasi itu hampir selesai.

Sebelumnya, upaya itu telah dilakukan AS dan Arab Saudi selama berbulan-bulan sejak tahun lalu.

Pada September tahun lalu, Antony Blinken menggambarkan Arab Saudi dan Israel adalah prioritas AS di kawasan Timur Tengah untuk kepentingan keamanan nasionalnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam laporan Al Jazeera pada Kamis (21/9/2023), Arab Saudi disebut mengincar pakta pertahanan AS dalam transfer senjata dan bantuan pengembangan nuklir.

Namun, Arab Saudi mengatakan kesepakatan normalisasi dengan Israel harus melibatkan pembentukan negara Palestina, sebuah permintaan yang ditolak oleh para pemimpin garis keras Zionis Israel.

AS Dorong Israel-Hamas Sepakati Gencatan Senjata

Selain itu, ia membahas pertempuran Israel dan gerakan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza dan memastikan konflik tersebut tidak meluas.

Baca juga: Di Balik Meredanya Konflik Iran-Israel, Apa Peran AS untuk Cegah Perang Baru?

"Kami berharap Hamas mengambil keputusan yang tepat untuk mendukung usulan gencatan senjata" katanya.

Ia merujuk pada negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang ditengahi Qatar dan Mesir sejak kesepakatan terakhir telah berakhir pada November lalu.

Perkembangan terbaru, Hamas telah menerima usulan dari Israel dan sedang mempelajarinya sebelum memberikan tanggapan mereka.

Sementara itu, Antony Blinken menyebut usulan Israel tersebut adalah tawaran 'yang murah hati'.

"Hamas harus menanggapi tawaran ini dengan cepat," ujarnya, merujuk pada kondisi yang semakin memburuk di Jalur Gaza.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas